Sample Text

Life is like a ferris wheel. Sometimes growin up to the sky, sometimes fallin to the ground. But no matter what happened, its always interesting to be enjoyed. Because life is never ending adventure
Tampilkan postingan dengan label Ipteks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ipteks. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2012

Tentang Paypal: Mekanisme, dan Kegunaan

Minggu, 06 Mei 2012
Selama berkecimpung dengan dunia maya, terutama jika kita terjun ke e-bisnis maka kita sudah tak asing lagi dengan istilah paypal. Dunia maya kerap kali menawarkan penghasilan tanpa kita harus bersusah payah untuk bekerja, dan biasanya pembayarannya dilakukan dengan sistem paypal. Dalam prakteknya biasanya akan ada syarat-syarat tertrntu sebelum kita dapat mencairkan uang yang kita hasilkan. Sebenarnya, apa itu paypal? Bagaimana mekanismenya? dan apa pula keuntungan jika kita memiliki paypal?
Klik untuk membaca lanjutannya

1 komentar

Minggu, 15 April 2012

Algoritma dan Flowchart, contoh kasus: USM STAN

Minggu, 15 April 2012
Mungkin sebagian dari kita sering mendengar kata Algoritma. Begitu mendengar algoritma mungkin akan membayangkan hal-hal seram dalam matematika seperti kalkulus. Tenang saja, Algoritma tidak sememusingkan kalkulus walaupun ia juga bagian dari matematika. Apa itu Algoritma? Apapula itu yang disebut dengan Flowchart?

Klik untuk membaca lanjutannya

4 komentar

Minggu, 08 April 2012

Tentang 1G, 2G, 3G, 4G, GSM dan CDMA

Minggu, 08 April 2012


“Eh handphone baru? Apa spesifikasinya?”
“Ini 3G. Udah HSDPA juga.. kameranya 5 MP, wifi, memory up to 16 GB”
“Wah, keren ya! Kenapa nggak beli yang CDMA aja? Biar murah kalo mau telepon-teleponan”
“Enggak ah. HP CDMA variasinya nggak banyak. Enakan GSM”

 ******

Dari sepenggal percakapan di atas mungkin pembaca bertanya-tanya, apasih perbedaan antara GSM dan CDMA? Apa itu GPRS, EDGE, HSDPA, HSUPA? Apa yang dimaksud dengan 1G, 2G, 3G, 4G?

Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita sering menjumpai istilah-istilah tersebut, bahkan mungkin sudah sangat akrab. Kita dapat membedakan dengan mudah antara provider GSM dan CDMA. Misalnya saja IM3, XL, As adalah kartu yang trmasuk golongan GSM, sedang Flexi atau Fren termasuk CDMA.  Kita juga dapat membedakan keunggulan handphone atau modem yang sudah suport 3G dan yang belum suport 3G. Tapi sebenarnya apasih maksud dari istilah-istilah tersebut?

Mari kita bahas satu per satu... ^^
Klik untuk membaca lanjutannya

10 komentar

Minggu, 23 Mei 2010

Sifat & Karakter Berdasarkan Golongan Darah

Minggu, 23 Mei 2010
Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak? check it up Bro...


Sifat secara umum :

1. A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel, kecenderungan politik: “dekstra”
2. B : nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: “sinistra”
3. O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik: “centro”
4. AB : unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik: “sinistra”

Yang paling gampang ngaret soal waktu :

1. B : karena nyantai terus
2. O : karena flamboyan
3. AB : karena gampang ganti program
4. A : karena gagal dalam disiplin

Yang paling susah mentolerir kesalahan orang :

1. A : karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar
2. B : karena easy going tapi juga easy judging
3. AB : karena asal beda
4. O : easy judging tapi juga easy pardoning

Yang paling bisa dipercaya :

1. A : karena konsisten dan taat hukum
2. O : demi menjaga balance
3. B : demi menjaga kenikmatan hidup
4. AB : mudah ganti frame of reference

Yang paling disukai untuk jadi teman :

1. O : orangnya sportif
2. A : selalu on time dan persis
3. AB : kreatif
4. B : tergantung mood

Kebalikannya, teman yang paling disebelin/ tidak disukai :

1. B : egois, easy come easy go, maunya sendiri
2. AB : double standard
3. A : terlalu taat dan scrupulous
4. O : sulit mengalah

Yang paling mudah kesasar/tersesat :

1. B
2. A
3. O
4. AB

Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga :

1. O : jago olah raga
2. A : persis dan matematis
3. B : tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergolongan darah B
4. AB : alergi pada setiap jenis olah raga

Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin :


1. O : karena berjiwa leadership dan problem-solver
2. A : karena berpribadi “minute” dan teliti
3. B : karena sensitif dan mudah ambil keputusan
4. AB : karena kreatif dan suka ambil resiko

Yang jadi PM jepang rata-rata bergolongan darah O (berjiwa pemimpin)
Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergolongan darah B

Yang paling gampang nabung :

1. A : suka menghitung bunga bank
2. O : suka melihat prospek
3. AB : menabung karena punya proyek
4. B : baru menabung kalau punya uang banyak

Yang paling kuat ingatannya :

1. O
2. AB
3. A
4. B

Yang paling panjang umur :

1. O : gak gampang stress, antibodynya paling joss!
2. A : hidup teratur
3. B : mudah cari kompensasi stress
4. AB : amburadul

Yang paling gampang gendut :

1. O : nafsu makan besar, makannya cepet lagi
2. B : makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak
3. A : hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet
4. AB : makan tergantung mood, mudah kena anoreksia

Yang paling gampang flu/ demam/ batuk/ pilek :


1. A : lemah terhadap virus dan pernyakit menular
2. AB : lemah terhadap hygiene
3. O : makan apa saja enak atau nggak enak
4. B : makan, tidur nggak teratur

Apa yang dibuat pada acara makan di sebuah pesta :

1. O : banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging-dagingan
2. A : ngambil yang berimbang, sehat 5 sempurna
3. B : suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya seperti sop, soto, bakso dan sebagainya
4. AB
hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”

Yang paling cepat botak :

1. O
2. B
3. A
4. AB

Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :

1. B : tetap mendengkur meski ada Tsunami
2. AB : jika lagi mood, sleeping is everything
3. A : tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum
4. O : baru tidur kalau benar-benar capek dan membutuhkan

Yang paling cepet tertidur :

1. B : paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur
2. O : Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk
3. AB : tergantung kehendak
4. A : tergantung aturan dan orario

Penyakit yang mudah menyerang :

1. A : stress, majenun/ linglung
2. B : lemah terhadap virus influenza, paru-paru
3. O : gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut
4. AB : kanker dan serangan jantung, mudah kaget

Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat :

1. A : karena terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius
2. B : karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur
3. O : karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan
4. AB : karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega

Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian) :

1. A
2. B
3. O
4. AB
Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

Jumat, 14 Mei 2010

Menu Sehat Untuk Golongan Darah O

Jumat, 14 Mei 2010
Dilihat dari sejarahnya, nenek moyang orang bergolongan darah O adalah pemburu. Oleh karena itu, orang bergolongan darah O sangat terbiasa mengonsumsi daging buruannya. Pencernaan golongan darah O adalah pencernaan yang paling baik untuk mencerna makanan berprotein tinggi, berlemak tinggi, dan sedikit berkarbohidrat. Keberhasilan diet *diet=pengaturan makan, bukan usaha yang dilakukan untuk menurunkan berat bada* golongan darah O sangat bergantung pada konsumsi daging sapi, ayam, serta ikan yang bebas zat kimia dan segar, misalnya ayam kampung yang diternakkan secara organic atau ikan yang dipelihara di air yang sehat. Nah, bagaimanakah penjelasan selengkapnya?


Berbeda dengan orang bergolongan darah A yang harus menghindari konsumsi daging, orang bergolongan darah O sangat membutuhkan daging protein tinggi seperti domba atau sapi *bersyukur karena terlahir sebagai seorang O*. Penyebabnya karena pencernaan orang bergolongan darah O mempunyai tingkat keaasaman yang tinggi sehingga mudah mencerna daging. Akan tetapi, yang dimaksud mengonsumsi daging disini adalah dagingnya saja, tanpa lemaknya dan jangan mengonsumsi kikil karena benyak mengandung purin yang akan mengendap dalam otot dan sendi.

Mengonsumsi ikan laut sangat baik untuk orang bergolongan darah O mengingat rendahnya produksi tiroid dalam tubuh mereka*ikan laut sepertinya baik untuk semua orang*.Orang bergolongan darah O juga harus membatasi asupan diary product (produk susu) karena protein susu akan sulit dicerna oleh mereka (karena O tidak bisa mencerna laktosa dengan baik)

Resiko penyakit yang mungkin diderita golongan darah O:
-Gangguan pembekuan darah,
-Penyakir peradangan, seperti arthritis,
-Produksi tiroid rendah,
-Tukak lambung (maagh)*of course karena produksi asam lambung O yang berlebih*
-Alergi

Nah ini dia daftar menu yang bermanfaat, netral, dan merugikan untuk orang bergolongan darah O

Bermanfaat:

  • Daging: anak sapi, domba, kerbau, hati, leher sapi, sapi
  • Hasil laut: Ikan Gindara, Ikan Halibut, Kakap Merah, Tenggiri, Ikan Mas, Ikan Ekor Kuning
  • Telur dan produk susu: -
  • Minyak dan Lemak: Minyak biji rami, Minyak zaitun
  • Biji-bijian: Biji labu, Biji rami
  • Polong-polongan: kacang walnut, kacang azuki, kacang polong mata hitam
  • Serealia: bekatul, buckwheat, beras, tepung havermut, havermut, tapioka, soba
  • Sayuran: articok, bawang bombai, bawang merah, bawang kuning, kalian, bayam, brokoli, peterseli, ganggang laut, lobak, okra, labu parang, ubi
  • Buah: blackberry, blueberry, buah ara, ceri, jus ceri hitam, jambu biji, mangga, jus nanas, pisang, plum
  • Lain-lain: teh hijau
Netral:
  • Daging: ayam, angsa, bebek, belibis, burung dara, burung unta, kambing, kalkun, kelinci 
  • Hasil laut: belut, ikan belanak, ikan ekor kuning, ikan kakaktua, kakap putih, kerapu, mahi-mahi, mackerel, ikan mas, hiu, ikan sardine, ikan sebelah, tuna, kepiting, ikan kampak, kerang tahu, lobster, siput, tiram, udang
  • Telur dan produk susu: ghee, keju fetah, keju kambing, keju mozzarella, mentega, telur ayam
  • Minyak dan Lemak: minyak almond, minyak biji anggur hitam, minyak canola, minyak ikan cod, minyak walnut, minyak wijen
  • Biji-bijian: almond, kuaci, biji popi, wijen, chestnut, macadamia, susu almond, pecan, pine nut,
  • Polong-polongan: hitam, babi, garbanzo, buncis, hijau, kedelai, merah, kapri, polong, miso, susu kedelai, tahu, tempe
  • Sayuran: adas pedas, asparagus, bawang merah, bawang putih, bengkuang, bit, bockoy,buncis, cabai, daun bawang, jus kubis, kubis, kapri, labu-labuan, lobak cina, radis, rebung, paprika kuning dan hijau, pimiento, sawi, selada air, lettuce, zukini, talas, tauge, tomat, wakame, wortel, jamur abalonjamur merang, jamur portabelo, jamur tiram
  • Buah: anggur, apricot, belimbing, blewah, grape fruit, cuka apel, sukun, delima, jeruk lemon, jeruk nipis, kesemek, kismis, kurma, melon kacuali melon madu, nanas, papaya, persik, pir, rasberi, semangka, stroberi
  • Lain-lain: jelly dari buah yang diperbolehkan, mayones dari bahan yang diperbolehkan, mustard tanpa cuka, anggur merah

Yang merugikan:


  • Daging dan unggas: daging asap, ham, babi, puyuh, penyu 
  • Hasil laut: kerang abalone, lele, cumi-cumi, kodok, ikan barakuda, herring, salem asap, gurita
  • Telur dan produk susu: es kri, yogurt, keju krim, semua jenis keju keras, susu, telur puyuh, telur angsa, krim asam
  • Minyak dan lemak: kelapa, jagung, evening primerose, kacang tanha, kastor, kelapa, kedelai, biji gandum, bunga matahari
  • Kacang-kacangan: kacang brazil, mete, pistasio, tanah, biji bunga matahari poppy seed, 
  • Polong-polongan: kacang tembaga, kacang ginjal, miju-miju, kacang navi, kacang pinto, tamarind
  • Serealia, roti, dan pasta: jawawut, jagung, cornflakes, couscous, granola, berondong jagung, pasta bayam, gandum, semua peoduk gandum
  • Sayuran: avokad, bawang perai besar, jagung, jamur shiitake, jamur silver dollar, kecambah alfalfa, kembang kol, kentang, lidah buaya, mentimun, ustard hijau, zaitun hitam
  • Buah-buahan: beri hitam, blewah, jeruk mandarin, kalapa dan santan, kiwi, honeydew melon, pare, pir asia, pisang raja
  • Lain-lain: air mineral bersoda, mayones dari bahan yang merugikan, soda, saus inggris, saus tomat, anggur putih, kopi, the hitam, liquor dan minuman keras lainnya.

Ambarini. 2008. Menu Sehar-Hari untuk Sebulan Golongan Darah O. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Klik untuk membaca lanjutannya

15 komentar

Kamis, 11 Maret 2010

Blog Untuk Belajar dan Mengajar

Kamis, 11 Maret 2010
Blog bagaikan sebuah wahana virtual tempat segala ide dan aspirasi dituangkan. Bermacam karya hasil kreasi dan imaji anak manusia tertuang di dalam blog. Semua, semua ada. Curahan hati seputar pengalaman sehari-hari, puisi-puisi yang menyiratkan kegundahan, ataupun syair yang melambangkan cinta. Artikel dan tips yang sangat membantu, warta berita hangat, ataupun opini yang cerdas. Semua itu ada dalam sebuah wahana maya, blog.


Sebenarnya, jika dimanfaatkan dengan maksimal, blog bisa menghasilkan sesuatu yang ber-value untuk kita. Eits, tunggu dulu, yang ku maksud dengan keuntungan disini bukan berupa uang yang diperoleh dari ads-sense, tapi lebih wao... Apaan tuh? Jawabannya adalah pengetahuan.Kok bisa?


Seperti kata pepatah arab, “ilmu yang tidak diramalkan bagai pohon tak berbuah”. Jadi, segala ilmu yang kita punya harus kita tularkan pada orang lain agar ilmu itu berfaedah. Pengetahuan itu harta yang immortal dan tidak akan berkurang. Tidak seperti harta, harta akan terus berkurang jika diberikan. Tetapi semakin kita memberikan ilmu kepada orang lain, semakin dalam lah ilmu kita.

Nah, blog adalah salah satu media untuk membagikan ilmu kita kepada orang lain. Dengan blog, ilmu yang kita tulis bisa dibaca berjuta orang dari seluruh penjuru dunia. Dengan menulis di blog pun penguasaan kita terhadap ilmu tersrbut juga semakin bertambah….

Tapi, menulis di blog ternyata tidak semudah yang dikira. Agar tulisan kita dibaca orang lain, kita harus merias tulisan kita secantik mungkin. Dan proses “merias” ternyata cukup sulit, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat membuat sebuah tulisan di blog

Memilih tema yang menarik.
Artikel yang berisi hal-hal menarik yang sedang populer akan lebih disukai pembaca daripada artikel yang isinya sudah jadul alias ketinggaslan zaman. Memang, menarik atau tidaknya suatu artikel bersifat relatif. Artinya setiap orang memiliki standar criteria yang berbeda-beda. Misalnya saja seorang ibu rumah tangga, ia pasti lebih menyukai artikel tentang masak memasak daripada tentang petualangan. Lain halnya dengan anak muda yang lebih suka petualangan dari pada sesuatu yang berbau dapur. Lantas, bagaimana kita harus mengatasi perbedaan tersebut?
Gampang saja, caranya kita tinggal memilih tema yang umumnya disukai banyak orang, misalnya infotaiment atau music. Cara lain yang lebih kreatif adalah dengan mengahdirkan sekaligus beberapa tema dalam sebuah tulisan.

Membuat karangan yang padu
Sebuah karangan atau tulisan, apapun jenisnya, merupakan suatu unity atau kesatuan. Paragraf-paragraf yang menyusunnya bagaikan komponen-komponen dalam sebuah bangunan. Sekecil apapun komponen itu, semuanya penting. Komponen tersebut harus disusun dengan baik agar menjadi sebuah bangunan yang kokoh dan indah. Begitu juga dengan sebuah artikel, paragraph yang menyusunnya pun harus padu dan berhubungan satu sama lain agar menjadi sebuah kesatuan yang kokoh.

Menggunakan bahasa yang indah
Yang dimaksud bahasa indah tidak selalu bahasa yang enuh majas, perumpamaan, dan pengandaian yang maknanya tersirat. Bahasa indah adalah bahasa yang mudah dimengerti orang lain dan membuat orang it uterus tertarik untuk membaca tulisan kita sampai akhir.

Memberi jiwa
Artikel hasil copy paste akan terasa kurang “berjiwa” dibanding dengan artikel buatan sendiri. Artikel yang dibuat sendiri cenderung memperlihatkan karakter si penulis yang sesungguhnya. Saat menulis, seorang penulis, mau tidak mau, pasti akan menyuntikkan sedikit semangat jiwanya yang berkobar. Orang yang membacanya pun (jika sensitive), pasti akan bisa merasakan dan seakan menyelami alam ide si penulis. Sedikit suntikan “jiwa” di setiap karangan ini sangat penting untuk membuat artikel yang terkesan lebih hidup.

Nah, itu tadi sedikit tips dalam membuat artikel atau tulisan. Semakin sering kita menulis, maka kemampuan kita dalam mengolah aksara pun semakin tajam. Dengan menulis di blog, kita juga bisa berbagi ilmu dengan orang lain^^

Klik untuk membaca lanjutannya

5 komentar

Untuk Para Pejuang

Ujian Nasional tahun 2009 telah berlalu, meninggalkan kegembiraan bagi segelintir siswa SMA yang berhasil lulus dengan nilai memuaskan. Menyisakan penyesalan yang dalam bagi sebagian siswa yang lulus dengan nilai kurang memuaskan. Menyisakan kemelut dan kesedihan bagi siswa yang gagal dan tidak lulus.


Ujian Nasional yang merupakan akhir perjuangan di SMA, merupakan sebuah pintu gerbang untuk melnjutkan sebuah perjuangan baru. Sebuah perjuangan untuk dapat menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Hidup ini terdiri dari ujian-ujian, dan perjuangan-perjuangan yang tiada habisnya. Namun, semua itu akan kembali kepada Sang Pencipta. Ujian yang kita hadapi di dunia ini, hanyalah ujian-ujian kecil untuk mendapatkan kehidupan yang kekal abadi.



Dan kini, ujian Nasional Tahun 2010 telah datang, menungguku di ujung jalan sana. Tahun lalu, mungkin aku hanya bisa mendoakan para kakak kelas yang berjuang menghadapi tumpukan soal berjibun yang mereka kerjakan setiap hari. Tahun lalu, mungkin aku hanya bisa membayangkan kelelahan dan kejenuhan yang mereka hadapi setiap hari. Tahun lalu, mungkin aku hanya bisa memandang mereka yang mengerjakan soal-soal try out sejak pagi hingga sore. Tapi tahun ini, tahun ini adalah tahunku. It’s my show time!

Aku merasakannya! Merasakan “silaunya” pelajaran tambahan, merasakan “pegalnya” berpuluh try out, dan merasasakan aroma kejenuhan yang hampir sama. Well, sebenarnya tidak seburuk itu. Semua hal akan menjadi mudah jika kita melakukannya dengan hati yang senang. Nah, berikut ini ada tips buat para siswa yang sedang duduk di tahun terakhir.. 

Belajar secara rutin.
Hal yang tepat dilakukan adalah belajar secara sedikit demi sedikit namun rutin, bukan belajar semalaman namun hanya sekali saja. Sedikit tips, malam sebelum hari H ujian, lebih baik hanya membuka-buka buku saja. Jangan mengerjakan soal yang sulit-sulit karena itu akan berpengaruh ke psikis kita. Jika memungkinkan, jangan belajar sama sekali di malam hari H. Gunakan waktu itu untuk refreshing saja agar pikiran menjadi segar.

Ingat Impian
Hm.. Masalah yang sering kita hadapi adalah MALAS belajar. Nah, saat rasa malas menyerang, sebaiknya kita mengingat kembali impian kita. Impian adalah motivasi terbesar kita, bahkan impian mampu membuat hal yang mustahil dilakukan menjadi hal yang mudah dilakukan. (Sebagai referensi, bisa baca novel sang Pemimpi karya Andrea Hirata ^^)
   

Mendekatkan diri pada tuhan
Seteah semua persiapan duniawi siap (belajar, mood yang baik, mental yang kuat, dan alat tulis yang lengkap tentumya), ada persiapan lain yang tak kalah pentingnya, yaitu mendekatkan diri pada tuhan. Ingatlah bahwa Allah selalu membantu hambanya yang sedang berada dalam kesusahan.

Refreshing
Setelah semua persiapan siap, saatnya kita merelaxkan pikiran. Mendengarkan music, jalan-jalan, atau olah raga merupakan aktivias yang baik untuk mengendurkan ketegangan syaraf otak. Jangan sampai belajar terus karena tubuh dan mental kita akan cepat lelah.

Nah, itu tadi sedikit tips yang biasanya terlewatkan dalam tips-tips yang lain. Semoga bermanfaat, dan biarkan takdir memainkan peranannya.^^

Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

Minggu, 07 Maret 2010

Dari Bioteknologi ke Tepung

Minggu, 07 Maret 2010
Lagi-lagi berawal dari les Biologi hari senin tanggal 4 Januari 2010 – di lab Biologi SMA N 1 Bantul tercinta, masih dalam bab yang sama yaitu Bioteknologi.

Dari sepatah kata perkataan seseorang dapat menimbulkan berjuta-juta tanya, yang jika rasa penasaran itu dibiarkan saja, maka akan mematikan kreatifitas di waktu yang akan datang. Dari sebuah perkataan, dapat memancing berjuta rekasi yang jika hanya dipendam akan menimbulkan sikap apatis dan tak acuh di kemudian hari.
******
Salah satu penerapan bioteknologi di bidang pangan adalah untuk membuat roti.” Kata guruku, masih dengan suranya yang lantang.

“Pokokmen (kayaknya) yang makanan-makanan ki pasti bioteknologi konvensional.” Kata Opy, teman sebangkuku.
“Ho oh. Kayaknya emang gitu. Tempe, tape, kecap, roti, dll. Tapi kayaknya untuk membuat keju diperlukan proses yang lebih rumit. Nggak mungkin deh kalau termasuk biologi konvensional. Konvensional kan = tradisional = ndeso?”

“Coba kalian tentukan dari daftar berikut mana yang termasuk biologi konvensional, modern, dan ilmiah!” kata guruku sambil membuka lembar transparan baru.

“Yang termasuk biologi konvensional: tempe, tape, kecap, roti
Modern: keju, mentega, bir, vaksin, kultur jaringan, antibody monoclonal, protein sel tunggal, interferon
Ilmiah: gasohol, biogas, pengolahan limbah cair..”

Jadi sebelum jadi tepung seperti yang sering kita gunakan, serealia diolah dulu. Coba sebutkan serealia apa saja!”

“gandum!” kataku asal dan dengan suara pelan, takut salah.
“jagung,” kata teman di dekatku yang lain *bukan Ophy*


“Yak! Gandum, sorgum, jagung!”

“Sorgum apaan?” tanya kami bebarengan.
“Nggak tahu. Aku cuma tahu gandum” jawabku.
“Macam-macam tepung apa aja sih?”
“Terigu, kanji, maizena…. ”
“Tepung kanji sama maizena bedanya apa tho?” tanya Ophy.
“Beda, tapi aku gak tau. Yang jelas gunanya beda!”
“Sama, Mum! Ketahuan gak pernah bantuin di dapur…”
“Enak saja! Setahuku tepung Maizena dan tepung kanji itu beda.”
“Sama!”
“Teksturnya memang hampir sama. Tapi fungsinya beda. Kayaknya lebih high maizena.”
“Sama!”
“Takon liyane wae…” (baca: coba tanya yang lain) saranku, menghindari perdebatan panjang yang tidak akan berakhir karena sepertinya salah satu dari kami tidak ada yang mau mengalah.

Ophy: “Mb Lia, bedanya tepung kanji sama tepung maizena apa?”
Lia: “kalau maizena dari jagung. Kalau kanji nggak tahu..”

Ophy: ”Teh, bedanya tepung kanji dan maizena apa?”
Teteh: “Sama kayaknya.”

Ophy: “wo… podo thoh, Mum!”
Aku: “takon liyane.”

Ophy: “Ris, bedanya tepung kanji sama maizena apa?”
Riska: “Maizena dari jangung.”
Ophy: “Kanji?”
Riska: “Hm… apa ya?”
Ophy: “telo?”
Riska: “mungkin..”

Dan akhirnya Ophy bertanya pada Wening
“wen, tepung kanji sama maizena bedanya apa?”
“kalau tepung maizena dari jagung, tepung kanji dari ketela…” jawab Wening dengan amat sangat yakin. (pasti si Wening ini menghayati saat membaca komik Yakitate Japan, nggak hanya dilihat makanannya seperti aku)
“Kalau tepung tapioka?”
“dari ketela..”

Dan akhirnya kami berdua sama-sama ndomblong dan cuma bisa berkata “oooo…. Gitu.”
“jadi yang sama itu kanji dan tapioka. Bukan kanji dan maizena!”

******
Macam-macam tepung:

Tepung Jagung - Corn Strach
Dibuat dari pati jagung, umumnya dipake sebagai bahan utama pada custard. Biasa dipake untuk pengental pada sup mopun saus, memberi tekstur halus dan lembut pada sponge cake dan puding, serta efek renyah pada kue kering. (Kalo di Indonesia salah kaprah menyebutnya Maizena, padahal Maizena nih benernya merk tepung pati jagung yang sangat terkenal di Mexico.)

Tepung Terigu- Wheat Flour
Secara umum berdasarkan kadar gluten ato proteinnya ada 3 jenis tepung terigu. Kadar protein ini menentukan elastisitas dan tekstur sehingga penggunaannya disesuaikan dengan jenis dan spesifikasi adonan yang akan dibuat.
• Protein Tinggi - Bread Flour - High Grade Flour
Mengandung kadar protein 11%-13% ato bahkan lebih. Bila kena bahan cair maka glutennya akan mengembang dan saling mengikat dengan kuat membentuk adonan yang sifatnya liat. Mutlak diperlukan oleh adonan dengan sifat elastis maupun yang memerlukan kerangka kokoh seperti mi, roti, pasta, kulit martabak telur, pita bread, donat, croissant/puff pastry, sus/cream puff.
• Protein sedang - All Purpose Flour - Cake flour
Kadar protein berkisar antara 8%-10%, digunakan pada adonan yang memerlukan kerangka lembut namun masih bisa mengembang seperti cake. Tepung terigu jenis ini sangat fleksibel penggunaannya, baik untuk gorengan, kue tradisional (kukus), pancake, wafel hingga aneka jenis cake. Saking fleksibelnya sehingga sering juga disebut dengan All Purpose Flour alias Tepung Terigu Serbaguna.
• Protein Rendah - Low Protein Flour - Pastry Flour
Kadar protein sekitar 6%-8%, diperlukan untuk membuat adonan yang bersifat renyah dan crumbly. Bagus untuk coating pada gorengan, bikin cookies, pie crust, shortbread.
• Whole Wheat Flour
warnanya agak semu kecoklatan karena terbuat dari gandum dengan masih berkulit ari.
• Semolina
dibuat dari satu jenis gandum paling "keras" dan karenanya memiliki kadar protein paling tinggi diantara lainnya. Umum digunakan untuk membuat aneka pasta. Semolina dan Whole Wheat Flour masih sangat jarang di pasaran.

Tepung Tangjien, Tang Flour, Wheat Starch
Kerap dipakai untuk kulit aneka hidangan steamed dumplings/dim sum karena karakteristiknya yang halus, lembut dan transparan sangat cocok untuk sajian berkelas yang mengutamakan rasa dan penampilan.

Tepung Tapioka- Tapioka Starch – Kanji
Dibuat dari pati singkong /cassava. Sering dipake untuk pengental pada tumisan karena efeknya bening dan kental saat dipanaskan. Gak cocok untuk gorengan karena menyerap minyak dan mengeras setelah dingin beberapa lama. Selain pengental, juga dipake untuk pengenyal pada bakso, pengganti sagu pada pempek, juga sebagai bahan baku krupuk.

Tepung Sagu- Sago Flour- Sago Starch
Dibuat dari bagian tengah pohon sagu ato pohon aren (sehingga kadang2 disebut sagu aren). Bagian tengah pohon ini dikeruk, dihaluskan, campur air dan didiamkan hingga mengendap. Endapannya dikeringkan dan dihaluskan ato dibentuk lempengan menjadi keping sagu yang populer untuk bubur, menjadi makanan pokok di banyak wilayah di Indonesia Timur. Tepung Sagu punya karakter mirip Tepung Tapioka, tetapi lebih "kering". Selain untuk bubur, pempek, krupuk dan Kue Semprit, juga menjadi bahan utama pembuatan "Kue Bagea", sejenis kue kering yang sangat beken sebagai oleh2 dari Ambon dan sekitarnya.
• Sagu Mutiara
produk dari tepung sagu yang dibentuk menjadi butiran2 kecil, dipakai untuk bubur dan pelengkap aneka minuman. Di pasaran luar negeri, sagu mutiara disebut "Sago Pearls", ada juga yang dibuat dari tapioca dan disebut "Tapioca Pearls".
• Sagu Tani
merupakan merk tepung sagu dengan kualitas sangat bagus dan harganya relatif lebih mahal daripada tepung sagu biasa.

Tepung Beras – Rice Flour
Dibuat dari beras yang ditumbuk. Banyak dipake pada kue tradisional (kue mangkok, kue talam dll), ato pelapis pada gorengan karena efeknya renyah. Dengan pengolahan yang lebih lanjut, tepung ini menjadi bahan baku pembuatan bihun ato rice vermicelli. Di Vietnam juga dipakai sebagai bahan pokok pembuatan Banh Trang, aliyas rice paper, smacam kulit lumpia yang tipis untuk spring roll ala Vietnam.

Tepung Ketan – Glutinous Rice Flour
Dibuat dari beras ketan, item mopun putih, dengan cara yang sama seperti bikin Tepung Beras. Sifatnya lebih liat dan kenyal daripada Tepung Beras. Umum dipake pada kue-kue tradisional khas Indonesia seperti onde-onde, getas, putri mandi, opak, kue bugis dll. Yang lagi ngetrend adalah Bolu Kukus Ketan Hitam.

Tepung Roti - Tepung Panir - Bread Crumb - Panko Flour
Tepung roti dibuat dari roti tawar yang dikeringkan & ditumbuk, aliyas tepung panir. Umum dipake sebagai coating pada gorengan seperti risoles, biterballen, kroket. Versi yang kasar, di Jepang disebut Panko, untuk melapisi aneka Katsu dan kadang2 juga dipake untuk Tempura agar lebih crispy. Bagus juga untuk kroket mopun risol dan aneka gorengan lainnya, hasilnya garing dan renyah daripada tepung panir biasa yang berbutir halus. Orang bule nyebutnya Bread Crumb, selain dari roti tawar mereka juga bikin breadcrumb dari crackers.

Tepung Hunkwe - Tepung Kacang Hijau - Mungbean Flour
Kalo di Indonesia biasa dipake untuk kue tradisional seperti Puding Hunkwe, Kue Cantik Manis, Nagasari Hunkwe sampe Es Cendol. Menjadi bahan baku pembuatan soun ato vermicelli.

Tepung Garut – tepung Ararut - Arrowroot Flour
Umbi garut (masuk keluarga talas, cmiiw) yang diparut-kasi air-disaring dan endapannya dikeringkan lalu dihaluskan/diayak menjadi tepung garut. Karakter tepungnya antara kanji dengan sagu. Bikin cookies jadi renyah, dan melembutkan cake. Banyak dipake untuk kue semprit, seperti halnya Tepung Sagu. Kadang-kadang kalo di TBK disebut "Tepung Larut". Ini kalo orang bule nyebutnya arrowroot aliyas ararut

Dan banyak lagi jenis-jenis tepung lain seperti tepung kentang, tepung wortel. Hm… Kenapa nggak buat tepung daging sekalian ya? Jadi praktis kan kalau mau buat bakso… :D


Catatan:
Cara pembuatan gluten: tepung terigu (khususnya jenis protein tinggi) diuleni dengan air hingga kalis, lalu direndam beberapa lama dan dicuci berulang2 sehingga didapat gumpalan gluten. Air cucian gluten ini mengandung endapan pati dengan kandungan protein yang sangat minim nyaris nol.

Ps: karena ini bukan blog tentang memasak, jadi pembahasan tentang tepungnya nggak detail sekali.

Sumber:
http://theoelin.multiply.com/journal/item/12/Macam-macam_Tepung
http://ncc.blogsome.com/2006/04/17/info-bahan-macam-macam-tepung/#more-205
http://belajarbikinkue.wordpress.com/


Klik untuk membaca lanjutannya

5 komentar

Menyibak Pengetahuan dalam Hijau

Belajar di Taman,yuk!!

Kesempurnaan dan ketepatan,membuat hidup kita terpola menjadi bagian-bagian sistematis yang mudah dipahami dan dijalani. Begitu nikmatnya hidup dalam keteraturan dan kesempurnaan. Namun terkadang kekakuan dalam kesempurnaan sistem terasa amat menjemukan dan membosankan. Mungkin itulah yang dialami oleh beberapa siswa yang selalu belajar di dalam kelas.

Selalu melihat ruangan yang sama, itulah penyebab kejenuhan dalam belajar. Setiap hari, sejak mentari baru bersemai diufuk timur sana, hingga ia mau kembali ke buaiannya. Kita selalu memandang “sesuatu” yang statis di kelas. Papan tulis persegi yang sama. Meja coklat kuku yang sama. Dinding krem atau putih yang sama. Buku yang sama, lantai kelabu yang sama, atau pelajaran yang sama.

Mungkin sebagian siswa akan berkata
“Ah, sekolah kan memang seperti itu. Belajar ya di dalam kelas.”
atau...
“kelas yang umum dan normal kan seperti itu…..”
“ kalau aturannya sudah kayak gitu,mau gimana lagi??”

Sebenarnya ada beberapa cara agar belajar didalam kelas tidak terasa membosankan misalkan saja menghias ruang kelas atau melukis dinding kelas dengan pemandangan yang indah. Walaupun begitu, setelah berkali-kali melihat kelas yang sama, kembali datang perasaan bosan. Kelas itu menjadi tidak seistimewa seperti saat pertama kali melihatnya.

Jadi...

mengapa kita harus bersusah payah menghadirkan imitasi alam diruang kelas jika ada alam yang sesungguhnya?

So,belajar di alam adalah salah satu cara efektif untuk menghilangkan kejenuhan. Burung yang berkicau bagai Simfoni D Mayor Mozart, menari dari dahan ke dahan lain, dan melompat terbang bak balerina. Hijau daun dan rerumputan yang menyanyikan senandung tentang kesegaran, membawa kita melayang dalam imaji dunia mimpi. Langit yang Maha luas dengan awan cumulus putih yang melayang bak jiwa-jiwa pengelana. Ditampah pula melodi riak air yang mengalir dan menggema hingga ke dasar hati.

Suasana taman yang indah,dan teratur membuat proses belajar kita menjadi lebih santai dan nyaman. Seperti taman yang ada disekolahku. Selain dekorasi outdoornya yang cukup menarik, taman ini juga dilengkapi dengan meja dan bangku yang menyerupai batang pohon. Meja dan kayu ini biasa digunakan untuk mengobrol saat istirahat, atau mengerjakan tugas saat jam kosong. Bahkan, terkadang juga digunakan saat ulangan.^^ Asik kan?.

Belajar ditaman, di alam, atau di luar kelas boleh-boleh saja. Tapi jangan terlalu sering. Karena jika kita terlalu sering belajar ditaman, lama kelamaan kita akan menjadi jenuh dan bosan. Dan akhirnya bukan belajar, kita malah asik mengobrol. Jadi sekali-sekali mintalah pada guru agar belajar diluar atau outdoor agar pikiran kita kembali segar. Ilmunya dapet,asiknya dapet,segernya dapet…..



Klik untuk membaca lanjutannya

0 komentar

Minggu, 07 Februari 2010

Hitam di Tengah Kelam Angkasa

Minggu, 07 Februari 2010
Banyak misteri bertebaran, berkeliaran, bermain, berkejaran di angkasa nun jauh. Mereka menunggu sembari mengerlip merayu untuk didekati dan disingkap. Misteri yang menyimpan rahasia kehidupan berjuta-juta tahum lalu, ataupun misteri yang mengemban rahasia masa depan umat manusia.

Salah satu misteri angkasa yang sangat menarik untuk dikupas dan dibahas dengan tuntas sampai ke akar-akarnya adalah lubang hitam, atau bahasa kerennya adalah blackhole. Nah Lubang hitam di tengah hitamnya angkasa ini selalu menarik hati para astronom, bahkan orang awam sekalipun. Banyak sekali bagian yang menggelitik dari lubang hitam, merangsang manusia untuk berfikir lebih jauh lagi.

Sebenarnya apa itu lubang hitam? Bagaimana bisa terbentuk lubang hitam? Kenapa ada lubang hitam? Bisakah kita masuk ke lubang hitam? Harta apakah yang tersembunyi di balik lubang hitam? Hm..Hm.. *berpikir*

astronom meyakini sebagian besar (mungkin 90% atau lebih) materi di alam semesta tidak terdeteksi dengan teleskop besar sekalipun. Itulah yang dinamakan dark matter (materi gelap). Mereka tidak tampak, walaupun diyakini keberadaanya secara tidak langsung. Salah satu kelompok materi gelap itu adalah black hole. Black hole adalah sebuah massa yang sangat pepat atau sangat padat, hingga gravitasinya luar biasa besarnya. Cahaya pun tertarik oleh medan gravitasinya. *kok bisa?* karena menurut teori Planck, cahaya bersifat dualism. Jadi gelombang atau dalam hal ini adalah cahaya, dapat berlaku sebagai partikel, dan sebaliknya partikel dapat berlaku sebagai gelombang. Begitu hebatnya gaya tarik blackhole ini sampai-sampai bila ada planet atau bintang yang ada di dekatnya, maka ia akan tertarik dengan gravitasi yang amat dahsyat.

Black hole bisa terbentuk dari inti bintang raksasa yang meledak sebagai supernova. Bagian luarnya tampak hancur berhamburan ke luar, tetapi intinya memadat ke dalam. Kepadatan black hole dapat diumpamakan bila bola matahari yang berdiameter 1,4 juta km (109 kali diameter bumi) dan bermassa 2 milyar milyar milyar (dengan 27 angka nol atau sepuluh pangkat 27) ton dimampatkan hingga diameternya hanya 3 km. (siklus lengkap matahari bisa di lihat di postingan sebelumnya)

Akankah bumi atau matahari menjadi lubang hitam?

Tidak, yang jelas bumi adalah sebuah planet, bukan bintang. Jadi bumi ukurannya relatif tetap dan tidak tumbuh seperti matahari. Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri. Matahari tidak akan menjadi lubang hitam karena tekanan gravitasi pada matahari tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang.

Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar.

Lalu harta apakah yang berada di dalam lubang hitam? Jawabannya wallahu a’lam. Yang jelas belum ada seorang pun yang berhasil keluar dengan selamat dari lubang hitam. Begitu kita masuk ke dalamnya, setiap materi dari tubuh kita akan terurai dan tercabik-cabik menjadi partikel-partikel kecil karena perbedaan grafivasi yang sangat mencolok pada setiap satuan jarak. Mungkin kita bisa saja selamat jika tubuh kita mempunyai elastisitas yang tak terhingga *kayak luffy kali ya…*

Referensi:
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Istimewa:Kutip&page=Lubang_hitam&id=2755700
T.Djamaluddin. Blackhole. www.isnet.org/
Fisika for University jilid 1
Klik untuk membaca lanjutannya

4 komentar

Rabu, 20 Januari 2010

NEWTON VS EINSTEIN

Rabu, 20 Januari 2010
Diskusi Interaktif Dua Master Fisika, Newton VS Einstein

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata relativitas? Mungkin beberapa dari kita akan menjawab, “Relativitas itu kan teorinya Einstein,” atau “relatif itu kan gerak suatu benda yang relatif terhadap tinjauan pengamat” *ah, terlalu berat untuk dibahas di blog ini*. Yang jelas, menurut saya, teori relativitas itu terdengar keren. Lihat saja dari bahasanya “Relativitas” terdengar sulit, ilmiah, dan asing. Begitulah menurut saya ketika masih SMP.

Kembali ke pokok permasalahan, sekarang saya akan menghadirkan diskusi interaktif antarpakar Fisika terkenal dari masa lalu, Sir Isaac Newton dan Albert Einstein. Bagaimanakah pendapat mereka berdua tentang relativitas?

Klik untuk membaca lanjutannya

6 komentar

Minggu, 10 Januari 2010

Kopi Luwak, Kopi Ajaib

Minggu, 10 Januari 2010

Kopi, minuman yang populer dan sangat diminati di berbagai belahan dunia. Ada kenikmatan tersendiri bagi sebagian besar orang saat menyeduh secangkir kopi panas. Menyeduh secangkir kopi hangat di beranda rumah saat hujan sedang turun sembari bercengkrama bersama keluarga. Hm… Hangat, dan menyebabkan mata lebih melek!

******
Berawal dari les biologi di sekolah pada tanggal 4 januari 2010…. Ternyata hanya percakapan singkat yang dilakukan dengan mencuri-curi saat pelajaran pun bisa menghasilkan pelajaran dan pengtahuan baru.

Bioteknologi dapat juga digunakan untuk mengolah kopi dan teh.” Terang guruku dengan suaranya yang tegas dan jelas.
Selama ini kalian pasti cuma tahu kopi yang sudah jadi serbuk, iya kan? Yang sudah dicampur gula, susu, iya kan? Asal kalian tahu, dalam pembuatannya menjadi bubuk kopi, biji kopi harus difermentasikan dulu.” Tambahnya.

“Ternyata kopi harus difermentasikan dulu tho?” tanyaku pada teman sebangkuku. “Kukira cuma ditumbuk terus jadi…”

“Payah kamu, ya jelas enggak lah…” jawabnya, menyadari keminiman pengetahuan teman duduknya. ”Eh, tahu kopi luwak?” tanya si Opy.

“Tahu lah.. Yang mahal itu thoh.. Yang sekarang jadi tambah jarang karena luwak makin langka.” Jawabku dengan pengetahuan ala kadarnya.

“Kopi luwak kae, le mbuat aneh lho. Luwak disuruh makan kopi, trus ntar fesesnya (baca:kotoran) yang keluar itu yang diolah jadi kopi.”

“Hah? Gitu po? Kok aku pernah baca kalau kopi luwak itu dibuat dari biji kopi yang sudah dimakan biji luwak. Dalam gambaranku, kukira biji kopi itu digigit oleh luak karena sudah matang dan kualitasnya bagus. Kayak kalong makan buah gitu deh…”

“Bukan. Yang dimaksud *biji kopi yang sudah dimakan* bukan digigit, itu kopinya sudah dimakan! Dimakan! Bukan cuma digigit. Aku liat di tipi!”

“Jadi… Sama saja minum kotoran luwak donk… Yaiks! Trus kok bisa gitu sih?”

Jadi, kenapa harus difermentasikan? Itu untuk menghilangkan getah dari biji kopi..

******

Kopi telah menjadi sesuatu yang aditif bagi sebagian orang selain merokok. Dan sebagian besar orang yang sudah terlanjur jauh cinta biasanya tidak menghiraukan dampak negatifnya. Seperti kopi, banyak pencinta kopi yang minum kopi sangat kental setiap hari, padahal kopi mengandung kafein yang kurang bagus untuk kesehatan.
Para pencinta kopi menyukai kopi-kopi berkualitas tinggi, mulai dari kopi Arabica, Yamen Mocha, Java, ataupun Oxaca. Negara kita, Indonesia, sebagai negara ke-tiga penghasil kopi terbesar di dunia juga mempunyai jenis kopi unggulan. Tiga jenis kopi itu adalah kopi Sumatera (Mandheling Lintong), kopi Sulawesi, dan kopi Luwak.

Espresso atau dopio (double espresso) bahan dasarnya adalah kopi Sumatera. Tanaman kopi yang hidup di dataran tinggi ini menghasilkan bijih kopi yang memiliki aroma tajam, kuat, dan agak asam. Sedangkan bagi para penggemar Star Bucks. Kedai kopi kenamaan dunia, yang memiliki tak kurang 100 outlet yang tersebar di tiap negara, pasti tidaklah asing dengan rasa kopi Sulawesi. Kopi Sulawesi, yang lebih dikenal di luar negeri dengan sebutan Kopi Kampung ini digunakan oleh Star Buck sebagai bahan baku meracik ragam minuman mereka. Mulai dari Latte macchiato, Viennese roast, Hazelnut chereme, dll. Saking tingginya permintaan dari jepang, Star Buck bahkan rela merogoh kocek mereka demi mematenkan kopi Sulawesi ini. Ternyata kuliner Indonesia memang hebat!!

Masuk ke bahasan utama yaitu kopi luwak!


Seperti yang sudah dibahas pada prolog tulisan ini, proses pemetikan biji kopi Luwak sangat aneh. Kopi pada umumnya dipanen terlebih kemudian bijinya dipetik bila sudah matang. Sedangkan, proses pemetikan kopi Luwak, boleh dibilang agak sedikit menjijikan. Dimana bila biji kopi telah matang, para petani melepas Luwak (sejenis musang atau civet) untuk memakan biji – biji yang berjatuhan. Setelah itu mereka menunggu para Luwang tersebut membuang kotoran. Nah ! biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran Luwak itulah yang diambil untuk diproses lebih lanjut.

Banyak kalangan yang menyangsikan cara fermentasi sepeti ini. Namun, para peneliti riset di Kanada membuktikan, bahwa kandungan protein yang ada di perut Luwak, membuat biji kopi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Sehingga, rasa yang dihasilkan jauh lebih enak dan padat dibandingkan kopi – kopi yang lain.

Kopi Luwak sudah masuk ke dalam daftar kopi paling dinikmati dan paling dicari. Harganya di pasaran dunia melambung tinggi. 635 U.S dollar harus dikeluarkan untuk mendapatkan 1 kg kopi Luwak. Di Amerika sendiri, untuk mencicipi kopi Luwak, kita harus merogoh kocek sebesar 50 U.S dollar, bila di kurs ke rupiah, harganya berkisar kurang lebih 400 – 500 ribu rupiah. HANYA UNTUK SATU CANGKIR! Angka yang fantastis hanya untuk meneguk secangkir kopi.

Rasanya, bila berbicara tentang kopi Luwak, orang sudah tak lagi bicara soal mitos. Mitos ataupun bukan, Kopi Luwak asal Indonesia ini sudah terlanjur go- internasional, dan menyandang gelar sebagai kopi termahal dan teraneh di dunia.
******
Wah, wah… Ternyata kopi Luwak memang sudah sangat terkenal. Walaupun begitu aku sendiri jarang sekali minum kopi, apalagi kopi luwak. Entah kenapa ada dorongan untuk mengonsumsi terlalu banyak kafein.

Pertama kali coba minum kopi di rumah teman, “ugh, pait! Nggak enak.” Tapi setelah beberapa kali minum, lidah ini jadi terbiasa… Dan ternyata enak juga. (dengan catatan: kopi harus dibuat dengan konsentrasi rendah dan diberi gula, hehe) Tapi…, tahu sendiri kan? Terlalu banyak kafein itu ndak baik untuk kesehatan.
Waktu coba tanya ke ayah tentang kopi Luwak, ternyata dia nggak begitu tahu. Dan setelah aku cerita, komentarnya: “Untuk aku ora tau ngombe kopi Luwak.”

referensi: dari http://id.shvoong.com/f/tags/kopi-luwak-%3A-termahal-dan-teraneh-dari-indonesia
Klik untuk membaca lanjutannya

3 komentar

Selasa, 15 Desember 2009

MEMBUDAYAKAN BATIK MELALUI TOKOH SENTRAL MASYARAKAT

Selasa, 15 Desember 2009
Batik, Cerminan Indonesia yang Mulai Terabaikan.

Karakter dan jiwa suatu bangsa tercemin dalam budayanya, begitu juga dengan Indonesia. Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, bangsa Indonesia yang terkenal akan ramah tamahnya, dan bangsa Indonesia yang terkenal dengan kesuburan alamnya. Semua itu tercermin dalam suatu kesenian tradisional yang diwariskan secara turun temurun sejak berabad-abad tahun yang lalu, batik.

Pluralisme atau keragaman bangsa Indonesia tercermin dalam keanekaragaman jenis batik. Setiap daerah memiliki batik yang khas dan pasti berbeda dari batik daerah lain. Batik Yogyakarta yang terkenal dengan motif geometrisnya, batik Solo dengan coraknya yang tradisionil, ataupun batik Cirebon dengan motif Megamendung-nya. Kesuburan tanah Indonesia juga tertuang dalam motif-motif batik yang penuh dengan indahnya alam Indonesia.

Batik adalah sebuah kesenian yang mencerminkan “Indonesia sesungguhnya”. Ironisnya, banyak orang Indonesia yang tidak acuh, bahkan merasa gengsi mengenakan batik. Tengok saja mall-mall dan pusat perbelanjaan besar. Mayoritas produk pakaian yang ada di dalamnya adalah pakaian import yang model dan kualitasnya dianggap “lebih tinggi” daripada batik Indonesia. Sungguh ironi melihat batik yang merupakan budaya sendiri malah “terindas” oleh produk-produk import buatan luar negeri. Sungguh menyakitkan melihat anak bangsa lebih percaya diri mengenakan pakaian buatan luar negeri daripada mengenakan batik Indonesia. Bagaimanakan nasib batik bila bukan kita, orang-orang Indonesia yang melestarikannya? Kalau bukan kita, siapa lagi?

Membudayakan Batik Melalui Tokoh sentral Masyarakat

Kepedulian yang besar terhadap batik hanya muncul sesaat, yaitu ketika batik diklaim sebagai budaya Malaysia. Ribuan, ratusan ribu, atau bahkan jutaan rakyat Indonesia naik darah melihat ulah Malaysia itu. Mereka mengecam Malaysia dalam forum-forum dan menyatakan bahwa Malaysia adalah pencuri budaya. Pemerintah pun seakan kebakaran jenggot dan akhirnya mematenkan batik sebagai salah satu budaya Indonesia. Bahkan pemerintah pun menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Tapi lagi-lagi antusiasme yang muncul hanya sesaat. Ketika Hari Batik telah berlalu, batik pun berlalu. Beberapa bulan setelah hari batik, orang-orang mulai meninggalkan batik. Mereka yang sebelumnya bangga mengenakan batik, mulai melepas batiknya dan menggantinya dengan pakaian kebanggaan yang semula. Batik seolah hanya menjadi trend sesaat. Seharunya batik menjadi pakaian kebesaran dan pakaian kebanggaa bagi setiap orang, setiap saat, dan setiap waktu.

Bagaimanakah cara efektif untuk melestarikan batik?

Cara efektif untuk melestarikan dan “membudayakan” batik di seluruh kalangan masyarakat Indonesia adalah melalui teladan dari tokoh sentral masyarakat. Mengapa kita memilih tokoh sentral masyarakat sebagai tonggak untuk membudayakan batik? Karena tokoh sentral masyarakat adalah tokoh-tokoh yang dikagumi, dipuja, diidolakan, dan cendenrung ditiru oleh masyarakat. Tokoh sentral masyarakat yang popularitasnya menyeluruh di kalangan masyarakat luas adalah artist.

Artist adalah seorang pemeran seni akting di layar kaca televise. Setiap penampilannya disaksikan berjuta-juta umat Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke, mulai dari anak-anak sampai orang tua, tidak ada yang merasa asing dengan televisi. Pantaslah jika seorang artist atau seorang selebriti selalu menjadi sorotan dan sentral masyarakat. Bayangkan jika para artist Indonesia mengenakan batik saat memaikan sebuah seni peran, bayangkan jika para artist memakai batik dalam setiap iklan yang ia bintangi, atau bayangkan jika seorang pembaca berita memakai batik saat membacakan jurnal terbaru.

Ribuan masyarakat Indonesia akan terkesima, takjub, dan menjadi tertarik untuk mengenakan batik. Bagaimana tidak, saat kita melihat seseorang yang kita idolakan, kita akan cenderung untuk mengimitasi segala hal dari prang tersebut. Mulai dari pakaian sampai gaya rambut. Jadi, jika sang idola mengenakan batik, kita pun pasti tertarik mengenakan batik.

Membudayakan batik di kalangan masyarakat Indonesia melalau teladan atau contoh dari tokoh sentral masyarakat sangat tepat dilakukan karena pengaruhnya akan meluas secara signifikan. Namun selain itu, kita juga harus lebih meningkatkan kualitas batik dalam negeri agar tidak kalah dengan pakaian import.
Mari kita lestarikan budaya Indonesia!
Klik untuk membaca lanjutannya

5 komentar

Minggu, 13 Desember 2009

Ramadhan, Bulan Pengobat yang Rusak

Minggu, 13 Desember 2009
“…Ketika habis ramadhan, hamba cemas kalau tak sampai umur hamba di tahun depan, berilah hamba kesempatan…
…Alangkah nikmat ibadah bulan ramadhan, seluruhnya sekaum senegara. Kaum muslimin dan muslimat sedunia seluruhnya dipersatukan dalam memohon ridha-Mu.”

Cuplikan nasyid “Rindu Ramadhan” yang disenandungkan oleh Bimbo itu tidak berlebih dalam menggambarkan kegungan bulan Ramadhan, bulan penuh hikmah yang selalu dinanti kedatangannya. Setiap Bulan Ramadhan telah usai akan muncul rasa cemas dalam setiap hati seorang insan. Apakah tahun depan saya masih bisa bersua dengan Bulan Ramadahan? Alasan yang menyebabkan rasa rindu itu datang bagi setiap orang berbeda-beda. Ada sebagian orang yang merindukan Ramadhan karena bulan itu adalah bulan bagi mereka untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya. Ada juga yang menganggap bulan itu adalah bulan yang tepat bagi mereka untuk lebih mendekatkan diri pada Allah. Ada juga yang menganggap bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mengahapus dosa-dosa yang telah dilakukan selama setahun ini.
Apapun alasannya, bulan Ramadhan selalu dirindukan setiap Muslim di dunia ini. Tidak dipungkiri lagi, Ramadhan membawa berjuta hikmah dan fadhilah bagi kita semua. Namun, apakah Ramadhan hanya sekedar bulan penghapus dosa? Bulan yang tepat untuk memohon ampun dan menambah amal?

Tidak. Ramadhan menyimpan sejuta pesona dan kebahagiaan. Bulan penuh keajaiban, ketika energi-energi kebahagiaan meluap. Ketika anak-anak mnyunggingkan senyum terlebar mereka untuk pergi ke masjid. Ketika energy-energi positif muncul, membuat kita yang biasanya makan setiap hari sanggup bertahan hanya dengan makan di malam hari.

Hal paling dekat yang bisa kita amati perubahannya pada bulan Ramadhan adalah pada keluarga. Dewasa ini mayoritas keluarga di Indonesia hidup dalam keadaan kekurangharmonisan. Hal tersebut karena orang tua terlalu sibuk bekerja, mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Tujuan mereka semula mulia, untuk membahagiakan keluarganya, anak-anaknya. Namun seiiring dengan kesibukan itu adakalanya anak menjadi kurang diperhatikan. Bahkan, terkadang anak mengenali sosok ayah dan ibunya sebagai sosok “asing” yang tinggal bersama mereka. Sedikitnya waktu luang yang diberikan ayah bunda untuk sekedar bercengkrama atau makan bersama dengan buah hati menyebabkan ikatak batin mereka kurang kuat.

Namun hal tersebut bisa terobati dengan datangnya bulan Ramadhan. Kala Ramadhan tiba, keluarga-keluarga yang sebelumnya kurang harmonis menjadi lebih harmonis. Kala Ramadhan tiba, para anggota keluarga yang sebelumnya jarang bertemu menjadi lebih sering bertemu. Event-event kecil yang membahagiakan seperti buka bersama, sahur bersama, atau berangkat Tarawih bersama menjadikan setahun yang penuh keasingan menjadi cair.

Keluarga yang jarang makan bersama menjadi lebih sering makan bersama, saat berbuka ataupun sahur. Walaupun hanya makan bersama, namun hal itu dapat mempengaruhi ikatan batin antaranggota keluarga. Bagaiman ketika orang tua bercakap-cakap dengan anaknya, bagaimana ketika mereka bercanda dengan buah hatinya. Anak tidak lagi mengenal orang tua mereka sebagai sosok asing yang tinggal bersama mereka, namun menjadi sosok penyayang yang selalu ada untuk melepas hati yang dahaga kasih sayang.

Ramadhan juga memberikan efek positif pada lingkungan sosial anak-anak. Di era globalisasi ini, dunia anak dipenuhi dengan berbagai macam mainan dan aktivitas yang menggiurkan. Playsstation, game, komputer, dan internet membuat anak-anak lebih suka bermain sendiri di rumah dari pada bermain bersama teman-teman sebayanya. Pesona permainan-permainan modern itu telah menjauhkan seorang anak dari dunianya yang seharusnya. Dunia masa kanak-kanak yang dipenuhi tawa, canda, kebersamaan, dan persaingan antarkawan. Dunia yang seharusnya belum terkotori oleh noda teknologi.

Namun sekali lagi, Ramadhan dapat menyembuhkan dan mengembalikan kondisi itu seperti semula. Anak-anak yang sebelumnya jarang bertemu karena kesibukan masing-masing menjadi sering bertemu kembali. Anak-anak yang sebelumnya tidak pernah bertegur sapa karena tidak saling kenal menjadi kenal, bahkan akrab. Anak-anak yang sebelumnya tidak pernah bercakap-cakap padahal mereka tinggal berdektatan menjadi sering bercakap-cakap, bahkan bercanda bersama.

Satu hal yang dinantikan anak-anak pada saat Ramadhan tiba yaitu sebuah event buka bersama di masjid atau “ta’jilan”. Karena suasana kebersamaan yang kental, walaupun makanan yang disajikan tergolong biasa saja, setiap anak pasti merasakan rasa lezat di lidah. Rasa itu tidak akan mereka dapati ketika memakan makanan itu sendiri di rumah. Bahkan rasa itu tidak akan mereka dapati walaupun si anak memakan masakan buatan chef-chef terkenal sekalipun.

Saat berta’jil, anak-anak akan berbondong-bondong, besama-sama pergi ke masjid. Saat itu benih-benih persahabatan yang baru pun akan muncul. Diawali dari berangkat ke masjid bersama, akan berkembang menjadi persahabatan yang tak terpisahkan. Di masjid, anak-anak akan bertemu dengan kawan-kawan sebayanya yang lain. Puluhan anak yang memiliki jiwa yang sama, rasa keingitahuan yang sama, keinginan yang sama, dan alam pikiran yang sama. Tidak seperti mainan-mainan modern yang menghipnotis otak mereka sesaat tetapi tidak bisa diajak berbagi.

Pesona Ramadhan juga dirasakan oleh mereka yang mengalami sakit atau gangguan pada oragan pencernaan. Percernaan mereka yang terganggu karena pola makan yang kurang sehat menjadi “terobati” oleh Ramadhan. Itu disebabkan karena puasa menyababkan pola makan kita menjadi teratur, berbuka hanya setelah senja dan sahur hanya sebelum fajar tiba. Selain itu, lambung yang setiap kali bekerja keras mendapat waktu beristirahat yang lebih saat Ramadhan.

Tidak hanya jiwa manusia yang mendapat curahan kebahagiaan saat Ramadhan tiba, namun juga oragn-organ tubuh, lingkungan, bahkan seluruh alam. Sekiranya Ramadhan memang bulan besar yang penuh hikmah. Bulan agung yang penuh kebahagiaan. Tidak salah jika kita menyebut Ramadhan sebagai “Bulan dari Segala Bulan”.
Seandainya jika setiap bulan adalah Ramadhan….

Mungkin kalimat itu pernah terbesit dalam pikiran kita. Seandainya setiap bulan adalah Ramdahan, maka setiap tahun kita akan mengalami kebahagiaan. Keluarga-keluarga kurang harmonis akan hilang digantikanoleh keluarga yang selalu bersama setiap saat. Anak-anak akan selalu bercengkrama bersama kawannya, tidak akan ada lagi anak-anak yang kesepian. Setiap orang yang mengalami gangguan pencernaan pasti akan sembuh. Dan seluruh alam akan berbahagia sepanjang tahun, betapa indahnya.

Tidak. Ramadhan istimewa karena ia hanya datang satu kali dalam setahun. Ramadhan istimewa karena ia telah ditakdirkan oleh Allah menjadi bulan yang istimewa. Jika setiap bulan menjadi bulan Ramadhan, maka Ramadhan akan menjadi tidak berbeda dengan bulan-bulan lain. Karena itulah Ramadhan yang datang sekali setahun dan memberikan sejutan manfaat bagi kita semua. Ramadhan tetaplah bulan yang istimewa.




Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

Jumat, 11 Desember 2009

BLT, EFEKTIFKAH?

Jumat, 11 Desember 2009
Krisis ekonomi tahun 1998 adalah sebuah tragedi yang menakutkan bagi bangsa Indonesia. Kestabilan perekonomian nasional yang telah susah payah dibangun sejak awal kemerdekaan dan hampir mencapai titik kulminasi kesejahteraan nasional, terpaksa jatuh pada tahun itu. Pemerintahan Suharto lah yang hampir membawa kestabilan perekonomian nasional menjuju titik kulminasi. Ironisnya, rezimnya pula yang menyebabkan krisis itu terjadi. Dolar yang terus merangkak naik, inflasi yang tak terkendali, dan membengkaknya hutang negara membuat pertumuhan ekonomi Indonesia saat itu seaakan hampir mati. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk memulihkan kembali keadaan perekonomian di Indonesia. Pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan baru untuk terus menekan inflasi. Namun hingga kini, perekonomian Indonesia tak lagi sehebat dulu. Mayoritas rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan dan berdaya beli rendah.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah guna meningkatkan daya beli masyarakat miskin adalah dengan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Program ini mulai dijalankan sejak 24 Mei 2008 mengikuti kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan BLT pemerintah berharap dapat menolong masyarakat miskin menghadapi krisis kenaikan BBM yang diikuti kenaikan harga barang-barang lain. Dana negara sebesar 13 triliun telah dipersiapkan untuk membantu 19,1 juta keluarga miskin di berbagai daerah di Indonesia. BLT diberikan berupa uang kontan sejumlah Rp.100.000,00 perbulan. Jika ditinjau secara sederhana, tampaknya BLT akan berhasil meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Namun jika ditinjau lebih dalam lagi, apakah program BLT benar-benar efektif untuk meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat?

Anggapan bahwa pemberian bantuan secara cuma-cuma akan sangat membantu bukanlah anggapan yang selalu benar. Bantuan bukanlah hal yang bersifat mutlak membantu, namun relatif. Ada kalanya bantuan akan sangat membantu, dan ada kalanya bantuan hanya akan memanjakan pola hidup. BLT yang diberikan berupa uang tunai secara cuma-cuma akan sangat berdampak pada pola hidup masyrakat. Uang tunai yang diberikan setiap bulan tanpa harus bekerja, hanya dengan sebuah surat keterangan tidak mampu yang kebenarannya dapat dimanupulasi.

Pada awalnya, BLT yang diberikan akan membantu masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Mereka menjadi bisa membeli kebutuhan sehari-hari dan merasa sangat tertolong. Namun, pemberian BLT secara terus menerus dan rutin juga akan memanjakan pola hidup masyarakat. Masyarakat menjadi terbiasa mendapat uang tanpa harus bersusah payah. Mereka menjadi malas bekerja, dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka hanya dengan mengandalkan BLT saja sebagai sumber pendapatan. Bukannya menciptakan kemakmuran, bantuan secara langsung dan cuma-cuma hanya akan menciptakan generasi masyarakat yang malas bekerja dan malas berusaha.

Terbiasa mendapat keberuntungan dan kemudahan juga akan mengerdilkan pola pikir masyarakat. Pada umumnya dalam keadaan kritis, seseorang akan menggunakan pikirannya semaksimal mungkin untuk menciptakan jalan keluar dari jerat yang membelenggunya. Artinya, masyarakat akan menggunakan potensi yang mereka miliki semaksimal mungkin untuk menciptakan kreasi baru dan inovasi untuk dapat keluar dari peliknya permasalahan ekonomi yang mereka hadapi. Namun dengan BLT, masyarakat menjadi terbiasa hidup dengan menunggu uluran tangan dari orang lain. Dan akhirnya hanya berdiam diri di rumah, malas bekerja, dan menunggu datangnya jatah BLT bulan depan. Sungguh memilukan.

Bantuan tidak selalu membawa kebahagiaan, bahkan terkadang membawa kericuhan. Fakta yang terjadi, banyak aparat desa yang mengeluhkan tentang adanya BLT karena mereka harus bekerja lebih keras untuk mendata keluarga-keluarga prasejahtera yang pantas untuk mendapatkannya. Selain itu mereka juga mengeluhkan kemarahan warga yang sering terjadi karena kurang adilnya kinerja aparat desa untuk memutuskan keluarga mana yang berhak mendapat BLT. Kadang ada keluarga prasejahtera yang tidak mendapat BLT sedang di sisi lain tetangganya yang kaya mendapatkannya.

Pada praktiknya BLT kurang tepat diterapkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. BLT hanya akan membuat masyarakat manja terhadap bantuan, mendangkalkan daya kreativitas, dan menimbulkan kericuhan. Lantas upaya apakah yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat? Jawabannya adalah dengan berwirausaha atau enterpreneurship. Pemerintah dapat mendirikan industri-industri kecil yang kemudian diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola. Selain memupuk pribadi yang gigih dan tekun bekeja, berwirausaha juga akan meningkatkan daya kreativitas masyarakat untuk mengembagkan industri mereka. Laba penghasilan dapat digunakan untuk menggaji karyawan, dan sisanya untuk mengembangkan industri tersebut. Selain meningkatkan daya saing masyarakat, industri-industri kecil ini juga akan menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.

Memberi bantuan secara cuma-cuma bukanlah solusi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan. Memberikan dorongan kecil dan membiarkan masyarakat mengupayakannya sendiri akan lebih berhasil guna dan berdaya guna.





Klik untuk membaca lanjutannya

7 komentar

Sabtu, 05 Desember 2009

SEBERKAS SINAR DALAM CANTING MUDA

Sabtu, 05 Desember 2009
Batik, sebuah kesenian yang telah muncul berabad-abad tahun lalu. Kesenian menorehkan motif-motif geometris ataupun motif-motif naturalstik pada selembar kain dengan menggunakan canting. Kesenian yang mengungkapkan kekayaan budaya Indonesia. Kesenian yang mengungkapkan keluhuran nenek moyang bangsa Indonesia. Kesenian yang menggambarkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa dengan rasa estetika yang tinggi.

Batik, budaya agung Indonesia yang mulai dilupakan. Budaya Indonesia yang fenomenal karena diperebutkan dua negara. Budaya yang kini mulai “dipeluk” kembali.


******

Pagi itu suasana kelas masih sepi. Hanya terdengar beberapa siswa yang berbisik-bisik mengenai ulangan Bahasa Inggris minggu lalu. Sang Guru pun sedang duduk di singgasananya, menyiapkan materi pembelajaran hari ini.

Namun tiba-tiba saja suasana kelas yang tadinya hening menjadi heboh karena kedatangan seorang siswa. Ia terlambat masuk sekolah! Tapi bukan itu yang membuat kawan-kawannya heboh. Yang membuat mereka semua heboh adalah pakaian yang dikenakan siswa itu. Ia tidak memakai seragam identitasnya yang berwarna coklat khaki, ia malah memakai sebuah atasan batik. Padahal peraturan sekolah jelas-jelas melarang siswanya untuk menanggalkan “pakaian kebesaran siswa” atau seragam.

“You late!” kata Sang Guru. Si murid meminta maaf dengan pasrah diantara sorakan teman-temannya.

“Sudah terlambat, tidak memakai seragam lagi!” celetuk salah satu temannya.

“Maaf, Bu. Saya akan ganti baju.” kata siswa yang terlambat itu.

“It’s okay.” kata Sang Guru. “Tidak apa-apa kamu memakai batik. Di Bantul, yang diwajiban menggunakan batik saat hari batik memang hanya pegawai saja, sedang siswa tidak. Tapi kalau kamu mau pakai boleh. Bagus sekali kalau kamu mau berpartisipasi di Hari Batik Nasional ini.”

Semua siswa terdiam, mengagumi kebijaksanaan Sang Guru.

“Jadi kalian yang membawa batik, sekarang boleh ganti baju. Dipakai saja tidak apa-apa. Tidak usah takut, toh Pak Presiden yang menganjurkan. Batik kan budaya kita, ita memang harus mendukung dan melestarikannya, isn’t it?”
******

Setiap tanggal 2 Oktober seluruh lapisan masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Batik. Pada hari itu, seluruh pegawai negeri diwajibkan untuk mengenakan pakaian batik. Bahkan pelajar di beberapa daerah pun diwajibkan untuk mengenakan batik.

Antusiasme yang sangat besar muncul di kalangan pelajar. Kalangan muda memang mempunyai semangat yang tinggi untuk turut serta dalam pembelaan budaya bangsa. Mulai dari masa penjajahan hingga masa kini, pemuda selalu menjadi tonggak perjuangan bangsa Indonesia. Jadi, tak salah jika kita membebankan perjuangan untuk melesarikan batik pada kalangan pemuda.

Para remaja dan para pemuda adalah kalangan yang tepat untuk dijadikan tonggak perjuangan untuk melestarikan batik. Dengan semangat jiwa muda yang berkobar, tak salah jika mereka disebut “canting muda” yang akan melambungkan kembali kejayaan batik. Para “canting muda” diharapkan lebih bangga memakai batik daripada memakai pakaian import. Namun kenyataannya, kaum muda justru menghindari memakai batik.

Selama ini batik identik dengan kesan formal dan “tua”. Hal tersebut karena batik biasa digunakan oleh prang-orang tua dalam acara-acara formal. Sehingga kalangan muda mengira jika mereka mengenakan batik akan tampak tua. Itulah mengapa kaum muda agak menghindari batik. Alasan lain mengapa kaum muda cenderung menghindari batik adalah karena modelnya yang monoton.

Dengan lebih memvariasikan model pakaian pada batik, diharap kaum muda lebih menyukai batik. Kalangan remaja umumnya menyukai model pakaian yang simple tapi tampak menarik. Jadi, sebaiknya para produsen pakaian batik tidak perlu ragu-ragu untuk membuat model batik sekreatif mungkin. Bahkan jika memungkinkan, para produsen bisa membuat aneka pernak-pernik manis dari batik. Misalnya saja tempat pensil dan hiasan dinding. Dengan demikian, kalangan muda akan lebih tertarik pada batik.
Klik untuk membaca lanjutannya

4 komentar

Sabtu, 28 November 2009

BLOG vs FACEBOOK? MENGAPA TIDAK BLOG ft. FACEBOOK?

Sabtu, 28 November 2009


Roda waktu akan terus berputar, mengikis sedimentasi memori yang tertanam kuat dalam dunia imaji manusia. Waktu mengikis kenangan akan canda tawa dunia, waktu juga mengikis kepedihan dan penderitaan. Waktu akan mengalahkan dan mengubur jiwa-jiwa manusia yang lemah, jiwa yang mudah terseret dan tertarik gemerlap dunia fana ini. Ah, waktu… Suatu dimensi yang diluar kendali kita. Dapatkah kita mengendalikannya?


Seiring dengan berjalannya waktu, bias-bias dunia ini juga akan terus berubah. Begitu juga dengan teknologi ciptaan manusia. Teknologi ciptaan manusia berkembang dengan amat pesat. Dulu ada MIRc dan yahoo messenger yang popular sebagai media chatting, kini mulai tergantikan oleh Mig33, MXIT, ataupun Nimbuzz. Dulu ada Friensdter sekarang ada Twitter. Dulu ada Blog, sekarang ada Facebook.

Dewasa ini situs pertemanan atau jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, maupun Twitter lebih diminati daripada situs untuk sharing pemikiran seperti blog. Dan seperti yang kita ketahui, jejaring sosial terpopuler saat ini adalah Facebook. Lahirnya Facebook sedikit banyak telah mengusik dunia blogging. Bagaimanakan nasib dunia blogging setelah “lahirnya” Facebook? Akankah dunia blogging yang imajinatif akan mengalami mati suri? Mati, hidup lagi, mati, hidup lagi, mati, hidup lagi? Ataukah dunia blogging benar-benar mati? Ataukah dunia blogging akan tetap eksis?

Well… Kawan, lihatlah kenyataan saat ini. Semua orang tertarik pada Facebook. Dari golongan netter muda sampai golongan netter yang sudah berusia. Bahkan orang-orang yang sebelumnya belum pernah “menyentuh” internet pun mulai kegandrungan Facebook. Tidak bisa dipungkiri lagi, Facebook seakan "menghipnotis" jutaan umat manusia.


Dan para blogger pun juga turut menjadi korban Facebook. Kini banyak blog yang vakum karena si empunya lebih asik ber-Facebook ria. Banyak blog yang jarang atau bahkan tidak pernah diupdate lagi karena si empunya lebih senang mengupdate statusnya di Facebook. Dan sekarang kawan-kawan bloggerku pun semakin sedikit yang masih tetap eksis. Kini yang kurasakan adalah dunia blogging semakin sepi saja. Yah, walau begitu, aku tetap yakin masih ada segelintir blogger yang akan selalu setia dengan blog mereka. :)



Sebenarnya apa sih yang menarik dari Facebook?

Seperti yang sering digembor-gemborkan, salah satu daya ikat Facebook yang terkuat adalah “menemukan teman lama yang hilang”. Sebenarnya untuk menemukan teman lama yang hilang tidak harus dari Facebook, dari blog pun bisa (jika teman yang kita cari itu juga mempunyai blog ^^ ).Tapi sebenarnya apa yang membuat banyak orang lebih tertarik pada Facebook ketimbang blog? Jawabannya yaitu Facebook lebih simple. Dilihat secara sekilas, blog dan Facebook hampir sama. Untuk mengutarakan pikiran, mendapatkan teman, berbagi pengalaman, maupun berbagi foto.

Menulis di Facebook lebih simple dan mudah daripada menulis di blog. Di Facebook, kita bisa mengupdate status dan membuat catatan sesukanya. Bisa saja kita menulis status hanya dengan kalimat “Aku lapar…”. Sedang di blog, tulisan yang akan diposting sebisa mungkin menarik pembaca dan berisi, atau minimal tidak memalukan saat dibaca. Itulah mengapa banyak orang lebih menyukai Facebook, mereka lebih menyukai segala sesuatu yang simple. Tidak perlu berpikir banyak, tidak perlu repot-repot menambah widget, atau tidak perlu repot-repot menghias layout. Tapi tenang saja, kita para blogger tidak akan kalah dari para Facebooker. Orang yang memahami dunia blogging pasti dengan mudah memahami penggunaan Facebook, tapi orang yang punya Facebook belum tentu bisa menggunakan blog. 

Aku sendiri termasuk orang “kolot” yang tidak mau membuat Facebook karena suatu alasan, yang jelas bukan karena tidak bisa. Kadang aku juga “meminjam” akun Facebook milik teman untuk bermain game atau sekedar melihat-lihar status. Dan setelah dipelajari, ternyata Facebook memang lebih simple, tidak membutuhkan banyak pemikiran.

Jadi teringat percakapan saat chatting dengan seorang teman yang saat itu belum menjadi seorang blogger. Sebut saja namanya Ay, kurang lebih isi percakapan kami….

Ay : “Mum, punya FB?”
Aku : “Et aja. Emailku tya_dkutupa@xxxxx.xx.xx”
Aku : “Nggak usah email-emailan. Namamu di FB apa??”
Aku : “Kutupa Tukang Ngeleh”
Ay : “Okey, besok y”
Aku : “Kalau kamu et… pasti nggak bakal ada. Orang aku nggak bikin kok :P FS aja juga nggak bikin.”
Ay : “Ha…Ha… Jaman kayak gini nggak punya FB? Malu-maluin.” :D
Aku : “Biar, emang kenapa? Aku juga masih bisa hidup walaupun nggak punya FB, hehe…”
Ay : “Pasti nggak bisa buatnya, iya kan? Ngaku aja :P”
Aku : “Buat blog aja bisa, kenapa buat FB nggak bisa. Gampang tho, tinggal ngisi formnya. Lagian apa asiknya FB?”
Ay : “Banyak… di FB, kita bisa cari teman sebanyak-banyaknya.”
Aku : “Di blog juga bisa :P”
Ay : “Di FB bisa update status.”
Aku : “Di blog kita juga bisa, tinggal posting tentang pengalaman kita. Sama kan dengan update status? :P”
Ay : “Banyak fitur-fitur aplikasi di FB. Ada ramalan, horoskop, tebak jodoh, game Mafia, tes IQ…”
Aku : “Di blog juga ada link atau banner-banner yang menghubungkan kita ke situs-situs kayak gitu kok. Untuk nebak nasib, untuk mengatahui nama Jepang kita, untuk tes IQ, world clock. Pokoknya banyak, Ay!”
Ay : “Tapi beda… Pokoknya kalau punta FB, kita bisa cari teman sebanyak-banyaknya.”
Aku : “Ay, apa gunanya teman kalau kita nggak benar-benar kenal? Hanya sebatas foto, nama, dan status… Kalau di blog teman-teman kita bisa untuk saling sharing. Hehe..”
Ay : “Iya sih… Tapi yang jelas, FB lebih asik dari blog. Kalau nggak percaya coba aja :P”
Aku : “Wei, siapa bilang blog nggak asik. Coba aja… :P”

Dan akhirnya percakapan itu berakhir dengan kami menyarankan satu sama lain untuk saling mencoba. Beberapa minggu kemudian dari salah satu blog teman aku menemukan bahwa Ay telah membuat blog, dan sepertinya postingannya cukup banyak. Sayangnya karena banyak sekali kesibukan di kelas tiga, sekarang dia sudah mulai kembali lagi ke Facebook tersayangnya. Tapi aku tetap keukuh dan kolot dengan prinsipku yang tidak akan membuat facebook, atau setidaknya belum untuk beberapa tahun ini. (Mungkin saat itu Facebook akan sudah ketinggalan zaman dan digantikan yang lain)

Kembali lagi pada dunia blog yang saat ini mulai kembang kempis. Bagaimanakah cara kita memeprtahankannya, melestarikannya?

Yang terpenting bukannya mempermasalahkan apakah Facebook atau situs jejaring sosial lain berpengaruh buruk bagi dunia blogging atau tidak. Yang terpenting adalah bagaimana caranya agar kita bisa berperan serta agar dunia tulis menulis di dunia blogging tetap diminati.

Banyak cara yang bisa kita lakukan, misalnya saja mengajak teman blogger kita yang sudah “menyeleweng” untuk kembali aktiv dalam dunia blogging. Atau dengan mengajak orang lain yang belum punya blog untuk membuat blog. Atau dengan mengadakan kompetisi blog, pasti banyak yang berminat. Well, susah-susah mudah sih…

Yang jelas untuk melestarikan dunia blogging, caranya bukan dengan menghancurkan pesaingnya. Tetapi dengan mengompilasikannya, memadukannya. Tidak mungkin kan kita para pecinta blogging menyabotase Facebook ataupun mempengaruhi para Facebooker untuk meninggalkan Facebook. Tentu saja itu tindakan yang tidak sportif.

Memadukan Facebook dan blog di sini bukan berarti menjadikan Blog dan Facebook menjadi satu, tetapi memadukan “fungsi” dari keduanya. Misalnya saja kita menggunakan Facebook untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau untuk menemukan teman lama yang hilang. Sedang blog untuk menyalurkan ide-ide dan kreativitas kita dalam tulisan.

Dengan cara itu, diharapkan dunia blogging tidak akan mati suri. Dunia blogging akan tetap bernafas dan berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Jika kita bisa menjadikan sesuatu sebagai teman, mengapa harus menjadikannya sebagai musuh? :D

Pokoknya, HIDUP BLOGGING!!! YEAH!!! YEAH!!!
Klik untuk membaca lanjutannya

13 komentar

Senin, 23 Maret 2009

Matahari Sudah Tua

Senin, 23 Maret 2009
Akhir-akhir ini aku sering pulang sore. Sekolahku di Timur n rumahQ di Barat. Berangkat n pulang selalu menantang matahari. Berangkat menghadap matahari yang baru terbit. Its okay, ga papa lah, bikin sehat koq. Pulang sekolah menantang matahari yang hampir terbenam. Yang ini nih, udah blereng, nggak bagus juga buat mata. Makannya itu aku nggak pernah lupa pakek helm.

sekitar 40 menit selama 1 hari aku pasti madep ntu matahari... Saking biasanya aku jadi apal sama ukuran n warnanya. N nggak tau kenapa, setelah akhir-akhir ini mengamati dengan seksama, aku mengambil keputusan bahwa matahari udah tua. *kok bisa???*...

inget siklus hidup bintang kan? Singkatnya bintang yang masih muda warnanya kuning, semakin tua semakin jingga, merah. Ukuran bintang pun berubah dari kecil menjadi besar (kalo nggak salah karena reaksi fusi hodrogen). Semakin lama bintang akan semakin besar, semakin besar, semakin besar, dan BUMMM!!! Meledak! Ledakan itulah yang disebut dengan ledakan supernova. Setelah itu bintang nggak akan memncarkan sinar lagi n jadilah ia sebiah bintang kerdil putih yang mempunyai massa jenis amat besar.

Matahari juga termasuk bintang. Nah so, pasti dia juga punya siklus hidup. Jadi yang aku pikirkan ini bukannya tanpa alasan ato ngawur... Akhir-akhir ini terutama di saat senja, aku ngeliat kalo matahari semakin merah n besar...

Tapi jangan pada takut dulu. Mungkin aja itu cuma karena letak matahari yang tambah deket aja...

Soalnya para ahli juga mengatakan bahwa masih amat sangat lama lagi sampai matahari meledak. Pokoknya nyantai aja....

Klik untuk membaca lanjutannya

1 komentar

Rabu, 18 Maret 2009

Dilema Spidol dan Kapur Tulis

Rabu, 18 Maret 2009
Perangkat yang satu ini nggak pernah lepas dari kegiatan belajar mengajar di sekolah. Di TK, SD, SMP, SMA, bahkan sampai universitas pasti ada perangkat yang satu ini. Yup, perangkat tersebut adalah papan tulis. Papan tulis adalah papan dari kayu dengan permukaan yang bisa ditulis ulang dengan menggunakan kapur tulis. Papan tulis zaman dulu dibuat dari lembaran tipis batu tulis berwarna hitam atau abu-abu.



(black board)



(whiteboard)


Papan tulis sekarang dibuat dari lembaran papan yang dicat dengan cat yang tidak mengkilat, biasanya berwarna hitam atau hijau. Tulisan atau gambar yang dibuat dengan kapur tulis mudah dihapus dengan lap basah atau penghapus papan tulis. Papan tulis sering tidak disenangi orang dengan alasan kapur tulis yang dibuat dari gipsum menghasilkan banyak debu. Walaupun produsen kapur tulis sudah menyatakan produknya bebas debu, sebagian orang tetap saja tidak suka dengan papan tulis. Pada sebagian orang, debu kapur tulis bisa menyebabkan alergi atau membuat sakit penderita asma. Papan tulis sudah banyak digantikan whiteboard yang menggunakan spidol.

Masyarakat beralih dari blackboard atau papan hitam ke whiteboard dengan alasan kapur tulis lebih banyak kekurangannya disbanding spidol. Perbandingan kapur tulis dengan spidol antara lain:


Kelebihan kapur tulis

+lebih ekonomis
+blackboard dapat dicat kembali jika sudah pudar
+mudah ditemui di pasaran
+bisa dipatahkan dan digunkan untuk melempar murid yang mengantuk (sebaiknya nggak dilakukan)

Kekurangan:
-dianggap lebih kuno
-lebih belepotan di tangan
-lebih berdebu
-mengganggu kesehatan pernafasan
-debu bisa masuk ke mata dan menyebabkan iritasi

Sedangkan untuk spidol

Kelebihan:
+lebih rapi
+ebih efisien
+dianggap lebih modern
+nggak aka nada debu yang masuk mata
+(katanya) lebih sehat

Padahal menurut penelitian di laboratorium ITB, dibuktikan bahwa kandungan dalam kapur tulis tidak membahayakan pernafasan. Hanya mungkin butiran kapur tulis kadang menyebabkan sedikit rasa panas di kulit (untuk beberapa orang). Tapi karena debu kapur tulis tergolong ukuran besar, butirannya tertahan oleh bulu-bulu hidung, sehingga tidak sempat masuk ke dalam paru-paru. Tetapi partikel kapur ini dapat menyebabkan batuk-batuk.

Justru bahan kimia pelarut dalam spidol yang terhisap tubuh dapat mengganggu kesehatan, karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih berbahaya. kalau terhirup maka partikelnya bisa mengendap di paru-paru, sehingga dalam jangka waktu yang lama, bisa menyebabkan penyakit paru-paru.

Selain itu spidol juga mempunyai kekurangan, antara lain:
-lebih mahal dibanding kapur
-pengisisan ulang tinta repot, bisa belepotan dan terkena tangan atau pakaian.

Jadi, bagaimana? Kalau pakai kapur bisa batuk-batuk karena banayaknya debu, kalau pakai spidol bisa kena gangguan paru-paru. Sebenarnya ada cara untuk debu dari kapur atau gas berbahaya spidol, yaitu dengan LCD proyektor plus laptop. Namun sayangnya, butuh dana yang besar untuk menghadirkan LCD proyektor dan laptop dalam setiap ruang kelas. Mungkin di masa depan, akan muncul media tulis menulis untuk pembelajaran yang lain. Misalnya papan tulis hologram yang dilengkapi kacamata pelihat segala (kacamata virtual).

Namun seledik punya selidik, kita tetap bisa menggunakan spidol dengan aman. Caranya adalah dengan rutin minum susu. Kenapa susu? Karena susu berfungsi menetralkan zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, setelah bekerja seharian dengan whiteboard dan spidol, disarankan untuk meminum susu. Demikian juga setelah memasuki laboraturium kimia.

Ternyata tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini pasti ada kegunaannya ya^^ Klik untuk membaca lanjutannya

14 komentar