Sample Text

Life is like a ferris wheel. Sometimes growin up to the sky, sometimes fallin to the ground. But no matter what happened, its always interesting to be enjoyed. Because life is never ending adventure

Kamis, 26 Februari 2009

JIKA SEMUA SERBA ELEKTRONIK

Kamis, 26 Februari 2009

Pernahkah kamu membayangkan betapa nikmatnya hidup dengan ‘dilayani ‘oleh teknologi-teknologi canggih? Pasti rasanya simple dan menyenangkan. Lantas bagaimana jika sekolah kita menggunakan alat-alat elektronik di semua aspek?


-Ketika memasuki halaman depan sekolah, gerbang akan membuka secara otomatis.

 -Saat akan memasuki ruangan kelas, ada sebuah mesin absen dengan kertu pengenal elektronik. Tinggal gesek, segala keperluan data kehadiran/presensi sudah beres.
-Saat pembelajaran dimulai, guru dan siswa menggunakan media pembelajaran elektronik. Misalnya saja menggunakan kacamata pelihat segala. Guru tinggal mengucapkan apa yang ingin dituliskannya dan tulisan akan muncul secara otamatis di layar tak terlihat (yang hanya bisa dilihat dengan kacamata pelihat segala)

-Menggunakan pensil anti sontek (yang benar sontek, bukan contek). Pensil ini bisa mendeteksi seseorang menyontek atau tidak berdasar frekuensi detak jantung dan reaksi hormon tubuh.

-Menggunakan buku elektronik. Buku ini akan menuliskan apa saja yang dipikirkan. Jadi kita juga perlu berhati-hati , jangan berpikiran macam-macam.

-Ada mesin pembuat makanan dan minuman otomatis. Tinggal masukkan uang dan menuliskan makanan apa yang diinginkan. Lalu keluarlah makanan itu dalah keadaan hangat. Hm…. Leazat!

-Perpus elektronik yang bisa diakses menggunakan computer kelas (computer juga akan muncul jika menggukan kacamata pelihat segala, jadi hanya berupa computer hologram). Bacaan yang diinginkan akan muncul pada layar hologram masing-masing individu.

-Alat teleportasi ke ruang lain. Dengan alat ini kita bisa kemana saja di lingkungan sekolah tanpa harus berjalan jauh-jauh dan juga dalam waktu yang relative singkat.
Memang sepintas khayalan-khayalan tersebut terlihat menyenangkan. Namun, jika hal-hal tersebut benar-benar terjadi, keseimbangan di sekolah bisa goyah. Kenapa? Tentu saja karena lama-kelamaan akan muncul sistem Guru Hologram, atau bahkan sekolah hologram! Mungkin saja lama-kelamaan kehidupan kita akan dikuasai oleh mesin dan robot. Dan jika suatu saat seluruh sistem pengaman elektronik sekolah dibobol oleh seorang cracker, maka sekolah akan disfungsi. Semua sistem kacau. Sistem penyimpanan data diobrak-abrik, alat teleportasi tidak berfungsi, dll.

Selain itu, sesuatu yang serba praktis membuat kita menjadi pemalas. Tubuh akan menjadi sungkan untuk bergerak, dan bisa-bisa kita terkena berbagi gangguan penyakit karena jarang bergerak. Nggak mau kan? Makannya kita harus bersyukur dengan keadaan sekolah yang seperti saat ini. Segala sesuatu yang kita jalani pasti ada hikmahnya.

Pokoknya, kita harus terus semangat sekolah, CAYO!!!^^ Klik untuk membaca lanjutannya

10 komentar

ADA SENI DI SETIAP RUANGAN

Sebelum membicarakan tentang ruang-ruang kelas di SMA N 1 Bantul yang penuh dengan seni, terlebih dahulu aku akan membahas tentang pengertian seni.. Sebenarnya seni itu apa sih?

Seni adalah hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang indah. Jadi seni itu pasti mengandung “keindahan”. Ada juga yang berpendapat bahwa seni adalah ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan dalam suara, gerak, syair dan lain-lain yang sifatnya mempengaruhi perasaan orang lain. Dari dua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa seni itu mengandung keindahan dan dapat menggugah perasaan orang lain..

Lalu, bagaimanakah dengan seni di SMA N 1 Bantul, khususnya ruangan-ruangannya?

Ini dia foto-foto yang menunjukkan keindahan ruang-ruang kelas di SMA N 1 Bantul. Sebagai gambaran, sekolahku termasuk SKM, jadi setiap mata pelajaran punya ruangan sendiri-sendiri. Ruang Bahasa Indonesia, Ruang Bahasa Jawa, Ruang Bahasa Inggris, Ruang Ekonomi, Ruang Sosiologi, Ruang Sejarah, Ruang Keterampilan, Ruang Seni Budaya, Ruang Kimia, Ruang Fisika, Ruang Bologi, Ruang Matematika, Ruang Agam, Ruang PKn, dan Ruang Geografi.


(ruang bahasa Indonesia)


(ruang kimia)

(ruang seni budaya)

(Ruang bahas Inggris)

Memang sih, fotonyanggak terlalu bagus karena ngambil gambarnya terburu-buru^^)

Ruangan yang dihias dengan atribut-atribut yang berhubungan dengan materi pembelajaran dapat membuat kita merasa lebih semangat saat belajar. Coba bayangkan, saat memasuki ruang kelas yang kosong tanpa hiasan, aka nada rasa sedikit ‘jenuh’ di dalam hati. Apalagi jika semua ruang kelas memiliki ciri khas yang sama. Tapi coba bayangkan hal yang sebaliknya. Jika semua ruang kelas dihias sesuai dengan cirri khas mata pelajaran yang ada, pasti rasanya lebih menyegarkan. Setiap berganti mata pelajaran, suasana ruangan pun berganti. Sungguh menyenangkan hati dan menyegarkan otak.

Nah, untuk menambah keindahan ruang kelas, setiap ada event besar, seperti Hari Kartini atau Hari Pendidikan Nasional, diadakan lomba kebersihan dan keindahan kelas. Dan bagi pemenang akan mendapat hadiah yang menarik. Jadi, selain kelas semakin indah, siswa pun akan semakin kreatif ada peka dalam menyalurkan rasa seninya.
Klik untuk membaca lanjutannya

4 komentar

Senin, 23 Februari 2009

Menggapai Kiskendo

Senin, 23 Februari 2009



Sore menjelang malam, sang surya mulai terbenam
Berjalan menempuh Pajangan merajut jingga bersemu merah
Langkah demi langkah bersama kembara
Kujalani dengan semangat berkobar
Manoreh masih terbentang nun jauh di sana
Ayo kawan, jalan kita masih panjang!

Canda tawa menghias cadas sepanjang jalan
Adzan berkumandang, namun belum jua menemukan tempat bersua
Keputusasaan antara harapan dan kwajiban
Berhenti dulu kawan! Kita harus menghadap-Nya

Dingin malam menyergap seluruh sumsum tulang
Sunyi.... Senyap.... Gelap....
Gelak tawa tetap terucap
Gelap malam menyesatkan,kawan
Berhati-hatilah!
Jembatan merah, sungai, dan  rel membentang
Si Bajak laut dari Timur tak berkutik
Berusaha kembangkan layar di daratan Barat
Namun tak kunjung berlayar sua, malam menarik untuk berlabuh
Westprog yang kelam bukanlah dunianya
Macet... Tersendat

Dahaga membakar tenggorokan, lapar menggigit perut
Dimanakah sumber air kehidupan?
Hanya dahaga yang tersisa
Bercumubu bersama sunyi dan sepi
Orang-orang, dimanakah mereka?

Hutan menyergap dalam hening malam
Bintang tersembunyi malu di balik desir awan
Semangat yang membara kini mulai padam oleh bayang
Kiskendo, dimanakah dirimu????

Malam tahun baru itu
Kulalui dengan tersenyum lelah di tepian setapak
Letupan kembang api seakan menggoda
Suara terompet berteriak menyadarkan
Dimana aku? Apa yang sedang aku lakukan?
Aku rindu pulau kapukku di rumah
Empuk.... hangat

Lelah kawan...
Namun perjalanan masih panjang
Kiskendo, dimanakah dirimu???

Beth0ven menyalak galak berusaha menghantui
Gadis genit berteriak manja, mengundang para penjaga
Tanjakan tinggi menjulang di depan pandangan
Rintik hujan masih saja berusaha mengejar mengikuti
Dingin...

Terbuai di aspal hangat
Hitam kelam selezat Blackforest
Berselimut bintang berlampu rembulan
Perjalanan masih panjang kawan...
Kiskendo, dimanakah dirimu.........!!!!!!
Dimana...!!!! Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

MOVING CLASS -- jalan terus, terus sehat

Coba bayangkan dan renungkan, apa saja aktivitas kita di sekolah. Pagi-pagi berangkat, itupun naik bus atau kendaraan bermotor, hanya segelintir siswa saja yang naik sepeda. Lalu jam tujuh masuk kelas dan pelajaran. Cuma duduk di tempat dan "menempel" di kursi. Waktu istirahat kadang-kadang pergi ke kantin, perpustakaan, atau mushala. Setelah itu masuk kelas lagi dan pelajaran lagi. Itu-itu saja kan?

Hampir 90% dari waktu kita di sekolah dihabiskan dengan hanya duduk mendengarkan pelajaran. Jika waktu di sekolah perhari adalah 7 jam (jam 7.00- 14.00), dan jam istirahat 15 + 45 menit, maka waktu untuk tidak berada di dalam kelas adalah 10,7%. Lain halnya dengan sistem istirahat 15 + 15 menit, hanya sekitar 7%. Jadi, sekitar 90% waktu di sekolah hanya dihabiskan dengan duduk saja.

Tahukah Anda? Kalau kebanyakan duduk bisa membuat kita nggak sehat?

Kebanyakan duduk dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Misalnya saja ambeyen. Kadang-kadang juga menyebabkan sembelit. Apalagi jkalau perpaduan ketinggian meja dan kursi kurang tepat, selain posisi duduk yang nggak nyaman, juga dapat menyebabkan pinggang dan punggung pegal-pegal. Terlalu banyak duduk juga mengakibatkan aktivitas kita berkurang sehingga tingkat kebugaran tubuh pun berkurang. Pada beberapa kasus, jika asupan makanan lebih besar dari energi yang dikeluarkan, dapat menyebabkan oblesitas. Wau...

Nah, nggak pengen jadi sakit karena terlalu banyak duduk kan?

Maka dari itu kita harus melakukan banyak aktivitas di sekolah. Tapi jangan berbuat yang aneh-aneh. Misalnya saja lari-lari atau push-up di dalam kelas, kasihan gurunya yang ngajar donk... Sebenarnya ada cara agar kita tetap aktif di sekolah. Caranya adalah dengan sistem MOVING CLASS.

Untungnya saja, di sekolahku, SMA N 1 Bantul sudah menggunakan sistem moving class. Soalnya moving class adalah salah satu ciri SKM (Sekolah Kategori Mandiri). Ciri SKM yang lain diantaranya menggunakan sistem SKS , bukan Sistem Kebut Semalam, tapi Sistem Kredit Semester. Dan ciri yang terakhir aku agak lupa, tapi kayaknya berbasis IT.

Back to moving class. Dengan adanya sistem moving class, siswa dan guru di SMAN 1Bantul menjadi lebih aktif, tubuh pun senantiasa bergerak. So pasti tingkat kebugaran jadi naik, walaupun cuma sedikit. Moving class juga mengakibatkan kita harus lebih banyak berjalan di sekolah. Dengan seringnya berjalan, tulang kita lebih kuat karena penyerapan kalsium akan maksimal. Sembari berjalan, kita juga bisa melihat lingkungan sekitar yang asri, jadi bisa sekalian 'cuci mata'.

Jadi moving class nggak cuma bikin capek, tapi juga sehat.

So, keep health with MOVING CLASS!!



Klik untuk membaca lanjutannya

11 komentar

Sabtu, 21 Februari 2009

DIA YANG BERARTI

Sabtu, 21 Februari 2009
Dia..
Dia yang slalu ada menemaniku, tertawa dan mengangis bersamaku
Dia yang ada di sampingku sepanjang waktu,tak jua jenuh atau bosan
Gundah gulana, gelisah merana
Suka cita, senang bahagia

Saat ku tertawa lepas, menertawakan gelak tawa
Dia basuh aku dengan kesegaran aura baru
Saat ku menangisi cela dan petaka
Dia ada,tuk kembalikan cairan jiwaku

Saat aku lelah berjalan menapaki batu terjal
Dia ada di sampingku,menuntun dan membimbing
Saat ku merayap menelusuri suram malam
Dia ada..
Melipur lara, menghapus duka
Saat ku terbang menuju kelamnya mentari
Terbakar, panas, membara..
Dia ada..
Menghidupkan, menyegarkan akal naluriku

Dia...
Yang amat berarti
Dia..
Yang datang menghampiri begitu saja
Menawarkan kesegaran, tanamkan benih kehidupan dalam hati hampa

Dia...
Dia...
Botol air minumku
Botol Spirit 1500 mili liter
Ku kan membawa dan mengisinya setiap hari
Kan kupamerkan dirinya pada teman-temanku..

Hahahahahahaha

i l0ve wedhang.. Po maning seko sumur Klik untuk membaca lanjutannya

4 komentar

Jumat, 20 Februari 2009

RENUNGAN SEORANG ANAK

Jumat, 20 Februari 2009
Jingga… Telan aku bersamamu
Biarkan aku merajut semburatmu


Pernahkah teman-teman berfikir dan merenung…Kadang-kadang aku bertanya-tanya di dalam hati. Apakah orangtuaku cukup bahagia dengan aku yang seperti ini? Mungkin diantara kalian juga ada yang pernah berfikir sama..

Menurutku, ada beberapa hal dalam diriku yang bisa saja mebuat mereka kelabakan

#Ceroboh
Sering banget lupa naruh apa dimana. Pernah aku ngilangin kunci motornya Tiplek. Coz waktu itu dia nyuruh aku nyetir di depan n akunya lupa kalau kontaknya udah kendor dan bisa jatuh kapan aja. Waktu sampai di rumah baru nyadar kalau kuncinya ilang dan kelabakan.
Aku: Plex, thanks yo…
Tiplex:Yo’i
……
Tiplex: Ei, kuncine endi? (baca:kuncinya mana?)
Aku: ha?? *tampang sok innocent*
Tiplex: Tadi udah kamu ikat di stang belom?
Aku: Belom. Lupa je *mringis*
Aku: Buk, ganti kunci motor berapa ya?
Ibu: Yo… nek dibawa n didopping bengkel paling 100 ribu. Nek yang murah 50ribu.
Aku: Hah??? Yang murah wae yok!!!

Dan kita berdua pun mablik ke sekolah n berusaha cari kunci yang jatoh. Tapi tetep aja nggak ketemu. Harapan terkhir, dibawa ke bengkel. Waktu lagi nuntun motor, ada tetangga yang liat n nanyain. Dia nawarin untuk bantu… Dan well, akhirnya suma habis 15ribu buat bikin kunci di Gose. Thanks GOD!!!

#Methakil

SIfat yang nggak ilang-ilang dari kecil. Suka manjat pohon, dan melakukan perbuatan aneh lain. Hanger di rumah pada patah, kenop pintu pada macet, kaca lemari ada yang retak, keran rusak, gelas pecah (untungnya piring enggak^^), dll.

#Pelupa
Sering lupa pesen orang tua. Diingatkan 1-5 kali baru inget. Walaupun kadang-kadang juga inget terus, apalagi kalau film yang ceritanya keren, pasti inget.

#Sering njatuhin barang
Helm yang tadinya mulus, sekarang jadi penuh motif goresan gara-gara pernah jatuh 100 X (ngarang), layar HP pada kegores, bodynya jadi lecet. Hiks… T.T

#Sering kena problem di sekolah
TK: gampang nangis (tapi diem kalau diajak liat bekicot, ikan , atau pesawat), sembunyi kalau waktu minum obat, nggak pernah mau tidur siang (biasanya cuma pura-pura merem)
SD: kasus DEF dan pernah disidang guru gara-gara konflik (yang sebenarnya bukan salahku, aku nggak ikut-ikut. Suer), bikin ulah di rumah sakit
SMP: kasus UGJ and pernah njatuhin ring basket sampai ambruk(bersama dengan 2 orang teman)


#Ngabisin Makan
Porsi makanku banyak, tapi kadang-kadang juga nggak mau makan. Bikin pusing.

#Nggak feminim

#Sering melakukan hal-hal aneh di dapur



Itu tadi kelakuan-kelakuan yang bisa bikin ortu pusing tujuh keliling. Tapi aku yakin mereka (n seluruh orang tua yang ada) pasti tetep saying sama anaknya. Seperti pepatah Jawa yang bunyinya “Anak …………………………………………………………… “.
He…he… Maaf, agak lupa gimana bunyinya, tapi intinya sejelek-jelek anak, tetep aja jadi yang terbaik bagi orang tuanya.

So, kita semua harus berbakti sama orang tua….


Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

Kamis, 19 Februari 2009

HOTSPOT, BIKIN BETAH DI SEKOLAH

Kamis, 19 Februari 2009
Pernah nggak ngrasain gimana asiknya ngenet gratis?
Dan kalau kamu bisa melakukannya dimana aja di sekolahmu. Browsing-browsing cari tugas, sambil makan cemilan dan minum teh hangat, trus sambil liat angsa yang berbaris mengikuti induknya… *menghayal*. Jadi ngerasa kalau kita adalah mahasiswa di sebuah universitas terkenal yang berhotspot. Keren kan?

Di sekolahku, semua itu bisa aja. Pasti seneng donk kalau bisa browsing-browsing gratis di sekolah. Cari tugas jadi gampang, nggak perlu repot-repot ke warnet. Dan tentunya lebih irit.

Sebenarnya, hotspot itu apaan sih? Wifi itu apaan sih? Makanan jenis apaan kah?
Menurut salah satu literature yang ada, Hotspot adalah layanan internet tanpa kabel yang menggunakan teknologi Wi-Fi (802.11b). Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah istilah populer untuk jaringan wireless (tanpa kabel) dengan frekuensi tinggi. Teknologi Wi-Fi 802.11b menggunakan frekuensi 2.4 GHz yang mempunyai kecepatan hingga 11 MBps.
Nah, itu tadi penjelasan singkat tentang hotspot.
Karena sekarang di SMA N 1Bantul sudah menyediakan layanan hotspot, siswa bisa mengakses internet dari mana saja di lingkungan sekolah. Dari kelas, dari lobi, dari aula, pokoknya terserah. Yah…walaupun ada beberapa tempat tertentu yang sinyalnya lemah. Kerennya lagi, kita nggak perlu password dan user ID untuk menggunakan layanan hotspot SMA N 1 Bantul. Jadi kita nggak perlu bingung-bingung mengisi user ID dan password, yang mungkin bagi sebagian orang terasa merepotkan.

Tapi menurut pendapatku, ke depannya, jangkauan hotspot di SMA N 1 Bantul perlu diperluas dan ditambah banwitnya agar di sudut-dusut terpencil sekolah pun kita masih bisa mengakses internet. Dengan penambahan jangkauan, perlu juga sebuah user ID dan password yang hanya diketahui oleh warga sekolah saja. Jadi orang di sekitar lingkungan sekolah yang masih kecipratan hotspot nggak bisa mengakses dengan bebas.

Coba ya bayangkan. Misalnya saja kita ada di pelajaran apa gitu…. Tiba-tiba ada salah satu siswa yang bertanya “Lumut yang selama ini dikenal sebagai tanaman parasit apakah mempunyai nilai guna? Apakah ada nilai ekonomisnya? Apakah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat?”. Kalau misalnya saja seluruh kelas nggak ada yang tahu, kita bisa mencari jawabannya di internet. Tinggal mengeluarkan laptop, dan browsing deh… Gampang kan. Jadi selain nambah ilmu, juga tambah kreatif.

Selain membawa dampak positif, ada juga dampak negative hotspot. Karenya adanya hotspot, bisa jadi siswa bisa ketagihan ngenet gratis. Walaupun bisa dibilang nggak berbahaya, tapi kalau lupa waktu dan lupa belajar kan juga gawat.. Bisa lupa mengerjakan PR dan tugas. Selain itu, siswa juga jadi lebih betah berlama-lama di sekolah. Yang ini aku nggak tau dampak positif atau negative. Kan kalau berlama-lama di sekolah, kita bisa makin cinta sama sekolah (ceile…), tapi kasian juga Pak Penjaga sekolah… Dia harus menunggu samapai manghrib sebelum mengunci seluruh ruangan di sekolah.

Jadi bagi temen-temen yang suka Wifi-nan di sekolah, jangan samapai terlalu malam. And inget, kalau makan sesuatu sampahnya jangan lupa dibuang ke tempat sampah, jangan sampai mengotori lingkungan. Sekolah kita juga milik kita, jadi kita juga harus menjaganya.

GO SABA!! Klik untuk membaca lanjutannya

2 komentar

Selasa, 17 Februari 2009

MURAL VS VANDALISME

Selasa, 17 Februari 2009
Saat melihat dinding-dinding bebas coretan di tepi jalan, perasaan menjadi nyaman. Lain halnya kalau di dinding itu penuh dengan coretan-coretan, jadi terkesan kotor dan semrawut. Malah, terkadang coretan itu mengandung kata-kata nggak sopan yang nggak pantes dibaca. Lihatlah kondisi negara lain yang lebih maju, dinding bersih dan terawat. Iri nggak sih?

Aksi coret-coret tembok itulah yang dikenal dengan istilah vandalisme. Vandalisme dan mural hampir sama namun berbeda. Vandalisme dilakukan untuk bersenang-senang saja, tujuan kurang jelas, dan dapat merugikan orang lain. Sedang mural, walaupun juga dilakukan untuk bersenag-senang , tetapi mempunyai tujuan baik dan menyampaikan pesan-pesan moral kepada yang melihat.

Nah, untuk meminimalisir aksi vandalisme itu perlu diadakan mural, atau kegiatan menggambari dinding dengan gambar yang membawa pesan kebaikan. Seperti yang diadakan di SMA 1 Bantul beberapa bulan yang lalu. Kira-kira …. 2008, sekolahku mengadakan lomba mural se Kabupaten Bantul. Dan hasilnya? Well, dinding yang tadinya kosong tak terawat, kini menjadi lebih berwarna dan bermakna. Dengan tema “cegah korupsi” dan “save the world”, dinding bagian depan sekolah pun tampak lebih sedap dipandang mata. (walaupun pada beberapa bagian ada anak yang nekat membubuhkan ‘tanda tangan’)

Sebenarnya banyak sekali sisi positif dari mural. Selain mencegah aksi vandalisme, mural juga bermanfaat untuk:

-meningkatkan kreatifitas siswa
-mengisi waktu luang (daripada mengerjakan hal-hal yang nggak bener)
-menambah keindahan
-menyampaikan pesan moral kepada yang melihat/membaca
-meningkatkan apresiasi seni siswa
-tambah duit (kalau untuk lomba dan menang, hehe…)

-Media penyalur bakat (daripada menyalurkan bakat di tempat yang salah, misalnya meja atau kursi)

Nah, itu tadi beberapa manfaat dari mural. Bagi sekolah-sekolah yang ingin agar temboknya bebas dari coretan-coretan jahil, saya sarankan untuk mengadakan lomba mural atau kegiatan sejenis..
Klik untuk membaca lanjutannya

1 komentar