Sample Text

Life is like a ferris wheel. Sometimes growin up to the sky, sometimes fallin to the ground. But no matter what happened, its always interesting to be enjoyed. Because life is never ending adventure

Selasa, 24 November 2009

RINDU KEMBALI KE ALAM

Selasa, 24 November 2009
AKU RINDU ALAM
It has been a long time since I had my last adventure…. Even now I don’t remember how was my last adventure.. Coz now, everyday is an adventure (maybe)

Aku rindu menjadi seorang Pramuka. Aku rindu tempatku bersua, alam.

Alam memberiku banyak keajaiban untuk dipahami dan disyukuri. Dari alam aku belajar untuk mencinta dan menerima segala suratan yang telah tersurat. Alam menyajikan music terindah, harmoni molekul-molekul yang berpadu satu dalam partirtur musik terindah, simfoni alam. Alam menyajikan lukisan terindah, balance seluruh tekstur, kontras, dan bidang dalam lukisan terindah, lukisan alam. Alam menyajikan senyawa terindah untuk dikecap indera, alam menyajikan unsur ternikmat untuk dihirup, alam menyajikan segalanya. Kehidupan!!

Aku rindu saat-saat kebersamaan kita. Kita, sekelompok pemuda pencinta alam, pencinta tantangan, pencinta petualangan. Maybe orang lain menganggap kita sebagai sekelompok orang konyol yang freak, kumpulan orang yang mau bersusah-susah saat teknologi membuat semua mudah. Tapi sedahsyat apapun globalisasi, kita tidak akan terpengaruh. Toh, kita sudah punya jiwa kita, karakter yang selalu abadi bersama alam. Bersyukurlah karena kita tidak terlalu terlena dan termanjakan oleh teknologi.

Aku rindu saat-saat kebersamaan kita. Saat kita menertawakan petaka dan nestapa. Saat kita memusnahkan duka dan derita. Ingatkah? Aura kita sangat kuat, bahkan mampu meluluhkan karang dan cadas, mampu menaklukkan puncak tertinggi. Aura kita, aura pembangkit semangat yang padam. Menelusuri celah-celah terdalam relung jiwa, menemukan dia yang tertidur, mengajaknya terbang dan meluncur bersama hembusan angin.

Aku rindu saat-saat kebersamaan kita. Aku rindu tawa kerikil kala kita menginjaknya, atau desah dedaunan kala kita melintas, juga senyum udara kala kita bersua. Aku rindu butiran air yang menghempas wajahku dengan kesegaran kebebasan. Aku rindu cadas terjal yang kita lalui untuk menggapai pintu keluar labirin itu. Aku rindu pepohonan yang selalu menyapa kita dengan kehangatannya. Aku rindu semuanya! Bahkan rumput basah dan aspal kering tempat kita pergi ke alam mimpi malam-malam itu. Atau udara dingin menusuk yang mengganggu tidur kita malam-malam itu! Ah…, alam terlalu indah untuk dilupakan.

Aku rindu saat kita bersama, memanjat wall tinggi di padang penuh alang-alang itu. Saat kita berlomba untuk mencapai yang tertinggi, merasakan angin yang menerpa dan menghalangi untuk memanjat lebih tinggi. Merasakan tubuh-tubuh penuh peluh dan jantung bergemuruh yang bersandat pada besi dingin. Merasakan hambarnya karat pada besi yang teroksidasi. Walaupun saat itu keluh karena baju menjadi kuning dan tangan menjadi kotor terus terucap, namun kini hanya kegembiraan yang menjadi kenangan.

Aku rindu…

Kini alam menjauh dariku. Ah, bukan! Akulah yang menghianati alam. Aku pergi darinya. Payah!

Dan kini aku hanya berkutat dengan buku-buku itu, dalam lautan rumus, teorema, dan teisi-tesis yang mengencangkan neuron-neuron. Aku hanya berkutat dengan protulat berjibun, yang bahkan makna prostulat itu sendiri pun aku tidak tahu. Trauma masa lalu yang mulai terpupus dan terlupakan seakan ditarik paksa dari dasar tergelap dalam kepalaku. Aku telah berpayah-payah melupakannya, berusaha mengahpusnya dari duniaku agar tidak ternoda. Tapi sekarang, haruskah aku menarik kembali memori itu? Sia-sia, toh kita menuju masa depan, bukan masa lalu.

Sekali lagi, aku rindu kembali berada di alam… mungkin tomorrow, atau the day after tomorrow aku akan kembali lagi. Saat semua rumus, teorema, dan prostulat itu telah kutaklukkan dan kubuang jauh ke tungku pembakaran.

Alam, tungu saja aku. I’ll be back

4 komentar:

TAHUSUSUR mengatakan...

Alam berteriak," kutupaaa kembalilah..."

kutupa mengatakan...

Lebay:P

semut keciL mengatakan...

pengen dulan2 ro da maneh... sui tnan urag dulan2

Kutupa mengatakan...

Podo mbah.. pengen sarimi survival.. bayem ro kemangi aq yo gelem kq (asal le maem brg,ho2 ^^)

Poskan Komentar

Tulis kritik, saran, ato komentar sesuka kamu^^